Kamis 27 Feb 2025 20:44 WIB

Gandeng BPKH, NU Care Lazisnu-PBNU Berangkatkan 34 Dai Nusantara dan Dai Go Global

Para dai akan diberangkatkan berdakwah di pedalaman hingga luar negeri

PBNU Berangkatkan Dai Nusantara dan Dai Global
Foto: Dok Istimewa
PBNU Berangkatkan Dai Nusantara dan Dai Global

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Puluhan dai akan diberangkatkan ke pelosok Nusantara dan beberapa negara dalam momentum Ramadhan 1446 H/2025 M. 

Para dai tersebut diberangkatkan sebagai bagian dari komitmen menyebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin, NU Care-Lazisnu bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI dan Lembaga Dakwah (LD) PBNU.

Baca Juga

Sebelum pemberangkatan, dilakukan pembekalan bagi para dai yang dilangsungkan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat pada Rabu (23/2/2025).

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, KH M Silahuddin menegaskan bahwa peran dai sangat penting dalam menjaga eksistensi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di berbagai daerah.

“Para dai ini membawa misi al-Harakah an-Nahdliyah dan ar-Ri’ayah. Dan 59 persen Muslim di Indonesia pun mengaku sebagai Nahdliyin, sehingga penting untuk terus memperkuat peran NU dalam membimbing umat,” ujar Kiai Silahuddin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/2/2025) .

Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu PBNU, Qohari Cholil juga menekankan bahwa para dai ini mengemban tugas mulia dan membawa misi dalam menyebarkan dakwah yang ramah.

Selain itu, kata dia, para dai juga memiliki tugas penting dalam menggalang dukungan untuk bisa bersama-sama terus membantu rakyat Palestina.

“Dan insya Allah tahun depan kami juga akan membiayai santri dari daerah 3T (terpencil, terluar, tertinggal) untuk dapat menimba ilmu agama di Pulau Jawa, sehingga mereka dapat kembali dan mengabdi di daerahnya masing-masing,” ujar Qohari.

Sementara itu pengurus LD PBNU, KH Khoirul Huda Basyir mengungkapkan terdapat 440 pendaftar dalam program Dai Nusantara dan Dai Go Global, dan 34 dai lolos seleksi untuk mengikuti program ini.

Adapun sejumlah 23 dai bertugas di delapan negara, meliputi Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Timor Leste, Belanda, Australia dan Selandia Baru.

Sementara 11 dai akan berdakwah di berbagai wilayah dalam negeri, mencakup Papua Selatan, Papua Barat Daya, NTT, Bali, Kalimantan Selatan, Jambi, Jawa Barat, dan Banten.

BACA JUGA: Jawaban untuk UAS: Siapa Bilang Kasih Makan Anak-Anak Indonesia Bukan Tugas Pemerintah?  

Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU, KH Nurul Badruttamam menambahkan bahwa sebelum diberangkatkan, para dai telah mendapatkan pelatihan jurnalistik, fundraising, dan pelaporan kegiatan.

“Setelah nanti menyelesaikan tugas dakwah, para dai kami harapkan dapat mendokumentasikan pengalaman mereka,” kata dai. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement