Senin 04 Nov 2019 17:00 WIB

Said Tuhuleley Mujahid Dakwah Kaum Dhuafa

Said Tuhuleley merupakan mujahid dakwah Muhammadiyah

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko
Dakwah
Foto: wordpress.com
Dakwah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Said Tuhuleley merupakan mujahid dakwah Muhammadiyah yang sangat peduli dengan rakyat miskin dan kaum dhuafa, dan ia sangat konsisten dengan hal itu. Said Tuhuleley benar-benar intensif dan total dalam menggeluti kegiatankegiatan pemberdayaan masyarakat.

Said pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Melalui lembaga ini, Said banyak menggerakkan masyarakat dhuafa agar bangkit mencapai kemandirian ekonomi.

Dalam dakwahnya, dia berpegang pada konsistensinya dalam menawarkan solusi atas permasalahan dakwah dan umat Islam. Said juga tetap konsisten dalam tema materinya, yaitu dakwah yang memberikan solusi (problem solving).

Said Tuhuleley dikenal sebagai sosok yang cerdas dan visioner. Dia memiliki kemampuan berpikir maju dan memiliki konsep pemikiran yang sangat baik di bidang sosial, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat. Said juga memiliki perhatian dan kepekaan yang tinggi terhadap kehidupan masyarakat yang kurang berunt ung.

Dalam tulisannya, Hajriyanto Y Thohari mengungkapkan, sosok Said Tuhuleley sebagai aktivis sejati yang benar-benar total dan autentik. Dari otak dan tangannya lahir sebuah lembaga Bengkel Dakwah Muhammadiyah dan Laboratorium Dakwah yang menghasilkan Peta Dakwah.

Sementara itu, dalam tulisan berjudul Jihad Kemanusiaan Tuhule ley, M Fuad Nasar mengungkapkan, semasa hidupnya Said Tuhuleley adalah seorang aktivis-pejuang Muslim sejati dan tokoh pembela masyarakat marjinal.

Di bidang jurnalistik, Said pernah menjadi Pemimpin Redaksi Jurnal Media Inovasi UMY dan diamanahi tugas sebagai Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Majalah Pendidikan Gerbang. Selain itu, ia dipercaya sebagai Ketua Dewan Direktur Laboratorium Dakwah Yayasan Shala huddin Yogyakarta.

Sepeninggalnya, banyak testimoni dari sahabat dan koleganya yang mengulas kiprah dan keberpihakan Said kepada kaum yang lemah atau mustadh'afin. Sebuah buku untuk mengenang Said Tuhuleley disusun oleh Agung Prihantoro dan telah diterbitkan pada 2015.

Menurut Fuad, dalam pergaulan sehari-hari, Said Tuhululeley merupakan salah satu kader terbaik Muhammadiyah dan menjadi sosok bersahaja dan rendah hati. Segala tugas organisasi dan keumatan di pundaknya ditunaikan dengan baik tanpa menghitung waktu dan pengorbanan.

Karena jasa-jasanya, nama Said Tuhululeley pun dijadikan nama klinik kesehatan yang diluncurkan oleh Lembaga Zakat, Infaq, dan Sha daqah Muhammadiyah (LazisMu) pada 2017 lalu. Klinik Apung Said Tuhuleley itu melayani masyarakat yang belum terjangkau oleh layanan kesehatan pri mer, khususnya di Kepulauan Maluku.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement