Senin 02 Mar 2026 17:18 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Gugur, Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita

Muhammadiyah imbau PBB agar jatuhkan sanksi tegas pada AS dan Israel.

Warga Iran memeluk foto  Ayatollah Ali Khamenei saat berkumpul di Lapangan Enqelab, Teheran, Iran, Ahad (1/3/2026), untuk mengekspresikan duka cita atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran itu.
Foto: EPA/ABEDIN TAHERKENAREH
Warga Iran memeluk foto Ayatollah Ali Khamenei saat berkumpul di Lapangan Enqelab, Teheran, Iran, Ahad (1/3/2026), untuk mengekspresikan duka cita atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Militer Israel dan Amerika Serikat (AS) mulai menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026) lalu. Operasi ini juga menyebabkan gugurnya Ayatullah Ali Khamenei di Teheran.

Muhammadiyah menyampaikan duka cita atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran tersebut. Persyarikatan memandang, tindakan Israel dan AS sebagai pelanggaran atas prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM) dan hukum internasional, serta pengabaian atas putusan-putusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga

"Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran. Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab," demikian keterangan tertulis yang ditandatangani Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Syafiq A Mughni dan Sekretaris PP Muhammadiyah M Sayuti pada Senin (2/3/2026).

Lebih lanjut, PP Muhammadiyah menyerukan agar PBB memberikan sanksi tegas terhadap AS dan Israel atas pelanggaran tersebut. Selain itu, PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) diharap segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan di kawasan Timur Tengah.

"Iran maupun negara-negara Arab agar saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antar sesama anggota OKI. Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut," demikian keterangan PP Muhammadiyah.

Dewan Tertinggi Keamanan Nasional mengkonfirmasi syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, pada Ahad (1/3/2026), sebagaimana dilansir Aljazeera.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement