Sabtu 08 Dec 2018 11:00 WIB

Mengenal Mariyah al-Qibtiyah

Istri-istri Nabi merupakan perempuan hebat yang patut diteladani oleh generasi sekar

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko
Mariyah al-Qibtiyah salah satu istri Rasulullah SAW, ilustrasi
Foto: Fanpop.com
Mariyah al-Qibtiyah salah satu istri Rasulullah SAW, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Rasulullah memiliki banyak istri yang memiliki sejarahnya masing-masing. Istri-istri Nabi juga turut berperan di setiap perjalanan dakwah nabi dalam mengajarkan ajaran Islam. Karena itu, istri-istri Nabi merupakan perempuan hebat yang patut diteladani oleh generasi sekarang.

Salah satu istri nabi yang patut diteladani adalah Mariyah al- Qibtiyah. Ia disebutkan dalam banyak literatur adalah perempuan yang menyerahkan hidupnya kepada Allah, terutama setelah Rasulullah wafat. Ia banyak menyendiri dan selalu beribadah kepada Allah.

Mariyah adalah budak yang dihadiahkan dari seorang raja Mesir, Muqauqis, kepada Rasulullah. Muqauqis menjadikan Mariyah sebagai hadiah bersama Sirin (saudaranya) dan Maburi serta hadiah kerajinan dari Mesir. Selain itu, raja tersebut juga memberikan hadiah keledai dan kuda putih.

Ketika itu, Rasulullah mengajak raja tersebut untuk masuk Islam melalui surat yang dikirimnya lewat Hatib bin Baltaah. Raja tersebut menolak seruan Rasulullah tersebut, tetapi dia tetap menjamu Hatib dengan penuh kehangatan.

Hingga Hatib kembali kepada Rasulullah dengan oleh-oleh ha diah dari raja tersebut. Tapi dalam perjalanan, Hatib merasakan kesedihan pada diri Mariyah karena harus meninggalkan kampung halamannya. Hatib kemudian menghiburnya selama perjalanan dengan menceritakan sosok Rasulullah dan Islam. Pada saat itu, Mariyah diajak untuk memeluk Islam dan ia menerimanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement