Rabu 25 Feb 2026 11:40 WIB

Menikmati Bubur Harisah, Menu Berbuka Gratisan Warisan Saudagar Yaman Berusia Satu Abad

Seratus porsi bubur selalu dibagikan gratis sesaat sebelum adzan Maghrib berkumandang

Bubur Harisah
Foto: Tangkapan Layar Antara
Bubur Harisah

REPUBLIKA.CO.ID, Rumah itu tampak lelah dimakan usia. Cat dindingnya tak lagi rata. Jendela kayunya memudar dan pilar putih di terasnya bak merekam guratan masa.

Orang mungkin melintas begitu saja saat melewati Jalan Pekarungan, Kelurahan Panjunan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Sekilas, tak ada yang istimewa dari bangunan tua tersebut.

Baca Juga

Namun, dari rumah inilah seratus porsi kuliner khas Timur Tengah di Cirebon selalu dibagikan kepada warga sekitar, sesaat sebelum adzan Maghrib berkumandang.

Jika wangi rempah tajam mulai menyusup ke sela-sela jendela rumah tua berarsitektur indis tersebut, maka itu tandanya Ramadhan telah tiba.

Pada Sabtu (21/2) siang itu, ANTARA menyambangi rumah tersebut untuk melihat lebih dekat rutinitas warga Panjunan yang hanya hadir setiap Ramadhan.

Jarum jam menunjukkan pukul 14.23 WIB. Pada salah satu ruangan ada meja panjang berlapis taplak bermotif batik, yang di atasnya terdapat kotak-kotak styrofoam.

Uap tipis membumbung dari baskom besar berwarna biru. Di dalamnya tampak adonan bertekstur liat namun lembut luluh bersama santan dan daging kambing.

Sendok plastik hijau bergerak perlahan, mengaduknya dengan ritme teratur. Batang serai dan daun rempah menyembul dari permukaan, menebarkan aroma hangat yang meruap dan mengendap di langit-langit.

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement