REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, sejumlah masjid besar di Jakarta menggelar kegiatan iktikaf bagi umat Islam.
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi jamaah untuk meningkatkan ibadah pada malam-malam terakhir Ramadhan, yang diyakini sebagai waktu untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.
Aisyah Radhiyallahu anha berkata, "Nabi Muhammad SAW beritikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian para istri beliau beritikaf sepeninggal beliau." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Ibnu Umar Radhiyallahu anhu berkata, "Rasulullah SAW beritikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim)
Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang ingin beritikaf denganku, maka lakukanlah pada sepuluh terakhir." (HR Imam Bukhari)
Beberapa masjid bahkan membuka iktikaf secara gratis dan terbuka bagi masyarakat umum. Berikut lima masjid di Jakarta yang menggelar iktikaf:
Masjid Istiqlal
Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) merilis informasi iktikaf mandiri selama 10 hari terakhir Ramadhan 1447 H. Dimulai 11 Maret 2026 pukul 01.00 WIB, jamaah yang berminat iktikaf dapat bermalam di Istiqlal mulai 10 Maret 2026.
Iktikaf mandiri terbuka untuk seluruh Muslim, dilangsungkan secara gratis. Jamaah bisa langsung datang tanpa perlu mendaftar. Rangkaian iktikaf yang dimulai pukul 01.00 WIB dini hari.
Masjid Agung Sunda Kelapa
Di media social resminya, diinformasikan bahwa Masjid Agung Sunda Kelapa menggelar itikaf sejak 11 - 20 Maret 2026 atau 21- 30 Ramadhan 1447 Hijriyah. Iktikaf dimulai pukul 00.30 dini hari dengan rangkaian kegiatan tadarus Bersama imam masjid, ceramah iktikaf, senandung istighfar dan asmaul husna, sholat qiyamullail, makan sahur dan sholat Subuh.




