Ahad 30 Nov 2025 23:07 WIB

Puluhan Ton Bantuan untuk Aceh dari Sembako Hingga Starlink Dikirim via Udara

Seluruh proses pengiriman berkoordinasi dengan pihak bandara dan kargo udara.

Bantuan tahap pertama dari BSI Maslahat dan BSI dikirim  ke Aceh melalui pesawat kargo pada Ahad (30/11/2025).
Foto: Ist
Bantuan tahap pertama dari BSI Maslahat dan BSI dikirim ke Aceh melalui pesawat kargo pada Ahad (30/11/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sulitnya distribusi bantuan melalui jalur darat  membuat pihak lembaga filantropi bersama sektor swasta mengirimkan logistik melalui udara bagi para penyintas banjir dan longsor di Aceh. 

BSI Maslahat bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) mengirim bantuan secara bertahap dengan layanan pesawat kargo untuk memastikan kebutuhan mendesak dapat segera diterima para penyintas.

Baca Juga

Pengiriman tahap pertama resmi diterbangkan pada Ahad (30/11/2025) pukul  12.00 WIB, dari Jakarta menuju Aceh. Pada distribusi tahap awal ini, sebanyak 13,6 ton logistik diberangkatkan, dari berbagai kebutuhan dasar seperti paket sembako, perlengkapan bayi, dan selimut.

Semua bantuan logistik disusun untuk menjawab kebutuhan darurat masyarakat di lokasi bencana, khususnya kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan lansia. Upaya pengiriman kedua dijadwalkan kembali dilakukan pada 1 Desember 2025. Hingga kini total muatan yang sudah disiapkan mencapai 11,2 ton dan masih dapat terus bertambah.

Pada tahap ini, bantuan terdiri dari paket sembako, perlengkapan bayi, perlengkapan sekolah, serta starlink untuk kebutuhan akses komunikasi. Penambahan perlengkapan sekolah diberikan untuk mendukung anak-anak yang ruang belajarnya terdampak banjir, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas setelah kondisi memungkinkan.

 
photo
Foto udara dampak banjir bandang yang melanda pemukiman penduduk di Jalan Murai, Sibolga, Sumatera Utara, Ahad (30/11/2025). Berdasarkan data dari Polda Sumatera Utara jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sibolga hingga Ahad (30/11) pukul 09:00 WIB sebanyak 32 jiwa dan 65 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian. - (ANTARA FOTO/Muhammad Irsal)

Dengan dua kali pengiriman melalui jalur udara, total bantuan yang telah diberangkatkan BSI Maslahat dan BSI mencapai puluhan ton. Seluruh proses pengiriman dilakukan berkoordinasi dengan pihak bandara dan kargo udara agar pendistribusian dapat berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran.

Lewat keterangan tertulis, Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, menyampaikan pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan aksi nyata untuk meringankan beban masyarakat Aceh. “Kami berharap bantuan ini dapat segera menjangkau para penyintas dan memenuhi kebutuhan mendesak mereka. BSI Maslahat bersama BSI akan terus mengawal proses distribusi hingga bantuan benar-benar diterima di lapangan,” ujar dia.

Sukoriyanto menegaskan, BSI Maslahat akan melanjutkan pemantauan kondisi di Aceh serta menyiapkan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan masyarakat. Dia pun mengajak masyarakat untukbersinergi untuk meluaskan jangkauan maslahat bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement