Selasa 05 Mar 2024 23:38 WIB

BMH Bukukan Dana Zakat Tahun 2023 Sebesar Rp 291 Miliar

BMH menargetkan pengumpulan zakat pada tahun 2024 sebesar Rp. 310 Miliar.

Sekretaris Laznas BMH Dede Heri Bachtiar menyampiaikan paparan saat Public Expose Pengumpulan Dana Zakat melalui BMH sepanjang tahun 2023 di Gedung DPP Hidayatullah, Jakarta, Selasa (5/3).
Foto: Republika
Sekretaris Laznas BMH Dede Heri Bachtiar menyampiaikan paparan saat Public Expose Pengumpulan Dana Zakat melalui BMH sepanjang tahun 2023 di Gedung DPP Hidayatullah, Jakarta, Selasa (5/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) berhasil membukukan pengumpulan zakat sepanjang tahun 2023 sebesar Rp. 291 miliar. Hal itu disampaikan Sekretaris Laznas BMH Dede Heri Bachtiar, saat public expose BMH di Gedung DPP Hidayatullah, Jakarta, Selasa (5/3).

"Kami bersyukur, Laznas BMH bisa membukukan pengumpulan zakat yang terus meningkat setiap tahunnya," ujar Dede Heri Bachtiar. Pada acara Public Expose ini juga dihadiri jajaran DPP Hidayatullah, direksi BMH, Menko PMK yang diwakili  Asisten Deputi Puad Dasar dan Menengah Kemenko PMK Jazziray Hartoyo, Rizaluddin Kurniawan, Pimpinan BAZNAS bidang Pengumpulan Zakat, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof Waryono, Penulis dan Influencer Maman Suherman, serta sejumlah lembaga zakat lainnya.

Baca Juga

Dede menyebutkan, pada tahun 2021, pihaknya membukukan pengumpulan zakat sebesar Rp. 270 Miliar, dan pada tahun 2022, meningkat menjadi Rp. 275 miliar. "Sedangkan pada tahun 2023 lalu, BMH bisa mengumpulkan zakat dari masyarakat sebesar Rp. 291 miliar," ujarnya.

Melihat pertumbuhan yang demikian besar, pihaknya menargetkan pengumpulan zakat pada tahun 2024 ini sebesar Rp. 310 Miliar. "Kami berharap bisa melampaui target ini," terangnya.

Dede menambahkan, dari pengumpulan dana zakat sepanjang tahun 2023, pihaknya telah mengeluarkan dana tersebut untuk beberapa program, seperti pendikan, dakwah, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi.

"Untuk bidang pendidikan dikeluarkan sebesar Rp. 40 miliar lebih dengan jangkauan siswa (santri/mahasiswa) sebanyak 139.819 orang," ungkapnya. Adapun untuk kegiatan dakwah sebanyak Rp. 67 miliar lebih dengan jangkauan sebanyak 311.320 orang, kegiatan sosial kemanusiaan sebesar Rp. 75 miliar, sebagian digunakana untuk Palestina, dan kegiatan pemberdayaan ekonomi sebanyak 644 juta, atau sekitar 3.202 penerima manfaat.

Dede menyebutkan dari total pengumpulan dana zakat tersebut, sebanyak 84 persen digunakan untuk pemdayagunaan, dan sebanyak 9,8 persen untuk operasional, serta rasio amil sebesar 9,08 persen. "Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada BMH untuk menyalurkan dan mendistribusikannya, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas," ujarnya.

 

Salut dengan BMH

Sejumlah pihak mengakui salut dengan kiprah Laznas BMH ini. Rizaluddin Kurniawan dari Bidang Pengumpulan Zakat BAZNAS mengatakan, Laznas BMH hampir setiap tahun selalu masuk dalam top brands lembaga filantropi. "BMH sering masuk tiga besar. Ini menunjukkan kiprah BMH diakui masyarakat dan dipercaya publik,"ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Menko PMK yang disampaikan Jazri Hartoyo. "Pemerintah bangga dengan sikap dan keterbukaan BMH dalam mengelola zakat dari masyarakat. Public Expose ini menunjukkan sikap transparansi atau keterbukaan Laznas BMH," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Menko PMK menekankan pentingnya seluruh lembaga filantropi di Tanah Air untuk terus meningkatkan diri dan berkolaborasi serta bersinergi dengan lembaga terkait lainnya. "Karena melalui kolaborasi dan sinergi, maka upaya pengumpulan dana zakat dari masyarakat akan lebih maksimal," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui umum, potensi zakat di Tanah Air sangat besar. Dalam data BAZNAS, setidaknya pada 2023 ada potensi zakat hingga mencapai Rp 200 triliun. Namun demikian, dari seluruh lembaga filantropi yang ada baru mampu mencapai sekitar Rp. 21-40 Triliun.

Direktur Utama Laznas BMH Ustadz Supendi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan Laznas BMH untuk menjadi lembaga yang menyalurkan dana mereka ke masyarakat. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement