Ahad 03 Dec 2023 22:35 WIB

Serangan Israel di Gaza Selatan Bisa Paksa 1 Juta Pengungsi ke Mesir

Israel kembali melancarkan serangan setelah jeda kemanusiaan sepekan.

Seorang warga Palestina membawa orang yang terluka (tengah) di dalam Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, 3 Desember 2023.
Foto: EPA-EFE/HAITHAM IMAD
Seorang warga Palestina membawa orang yang terluka (tengah) di dalam Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, 3 Desember 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Kepala Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan serangan Israel di Jalur Gaza selatan dapat memaksa 1 juta pengungsi Palestina menuju perbatasan Mesir, kata badan itu di jejaring media sosial X.

"Jika terjadi pertempuran, kemungkinan besar mereka ingin melarikan diri lebih jauh ke selatan dan melampaui perbatasan. Kami menampung 1 juta orang, satu juta orang berada di instalasi PBB, termasuk 100 ribu orang di utara," kata UNRWA mengutip pernyataan Komisioner Jenderal Philippe Lazzarini dalam sebuah wawancara dengan harian Inggris, The Guardian.

Baca Juga

Pernyataannya disampaikan menyusul dilanjutkannya kembali serangan Israel di daerah kantong Palestina itu setelah diakhirinya jeda kemanusiaan selama sepekan. Sedikitnya 193 warga Palestina wafat dan 652 lainnya luka-luka sejak Jumat akibat serangan udara Israel, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.

Israel meluncurkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober. Serangan sejak saat itu mengakibatkan lebih dari 15 ribu orang wafat, termasuk 6.150 anak-anak dan 4.000 perempuan. Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel tercatat sebanyak 1.200 orang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement