Ahad 01 Mar 2020 16:37 WIB

Ribuan Pengunjung Padati IBF Hadiri Launching Buku UAS

Kepadatan terlihat setelah pengunjung IBF menunaikan ibadah shalat zhuhur.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Ustadz Abdul Somad memaparkan materi saat peluncuran buku pada gelaran Islamic Book Fair di Jakarta Convention Center, Jakarta, Ahad (2/3).
Foto: Republika/Thoudy Badai
Ustadz Abdul Somad memaparkan materi saat peluncuran buku pada gelaran Islamic Book Fair di Jakarta Convention Center, Jakarta, Ahad (2/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ribuan pengunjung Islamic Book Fair (IBF) 2020 memadati area panggung Masjid Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Ahad (1/3). Kepadatan terlihat setelah pengunjung menunaikan ibadah shalat zhuhur.

Para pengunjung dari berbagai kalangan baik laki-laki maupun perempuan tampak antusias menunggu datangnya penceramah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS). UAS mengisi agenda peluncuran buku 99 Tanya Jawab Seputar Shalat dan bedah buku berjudul Biografi Said Nursi.

Baca Juga

Salah seorang pengunjung, Mawardi, mengaku datang ke IBF 2020 sengaja untuk mengikuti acara yang diisi oleh UAS. Dia datang dari Cililitan, Jakarta Timur bersama teman-temannya.

"Selama ini cuma menonton di Facebook, di Youtube. Baru kali ini pengen menyaksikan kajian langsung UAS, dan dapatnya di sini," kata dia kepada Republika.co.id, Ahad (1/3).

photo
Ustaz Abdul Somad menghadiri sesi acara di Islamic Book Fair, JCC Senayan, Jakarta.

Menurut Mawardi, UAS selalu menyampaikan ceramah dengan lugas, tegas, detail dan mudah dimengerti. "Cara penyampaiannya itu langsung nangkep. Dan lugas detail juga," ucap pria yang begitu antusias mendengar ceramah UAS.

Di IBF ini Mawardi membeli tiga buku parenting meski dia sendiri belum menikah. "Ya buat persiapan. Niatnya pengen ke UAS aja tapi ya ujung-ujungnya beli juga buku," ucap dia.

Dalam kesempatan itu UAS menyampaikan bedah buku berjudul Biografi Said Nursi, terjemahan dari buku berbahasa Arab yang ditulis oleh murid setia Said Nursi. UAS mengatakan, buku biografi Said Nursi berisi khusus mengenai keimanan saja. Penulisnya adalah murid-murid setia Said Nursi.

Setelah itu, kata UAS, Said Nursi mengecek kembali tentang apa yang ditulisnya. Jika ada yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya, maka bagian tersebut akan dihapus. "Jadi editornya adalah Said Nursi sendiri," ujar dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement