Kamis 25 Jan 2018 12:41 WIB

Baznas Renovasi Rumah Korban Gempa di Lebak

Hasil dari kajian Tim BTB di lapangan, 18 dari 28 kecamatan di Lebak terdampak gempa

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agus Yulianto
Kondisi pengungsian korban terdampak gempa Lebak, Banten, di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (24/12) sore.
Foto: Republika/Adinda Pryanka
Kondisi pengungsian korban terdampak gempa Lebak, Banten, di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (24/12) sore.

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membantu memperbaiki rumah warga korban gempa di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Gempa bumi berkekuatan 6.1 SR yang terjadi pada Selasa (23/1) mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak berat dan rusak ringan.

"Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan perbaikan rumah yang diberikan oleh Baznas. Semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak sekalian khususnya para donatur Baznas dibalas dengan yang lebih baik dan berkah," kata Atin (66 tahun) warga Kampung Pojok Asem, Desa Sawarna melalui siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (25/1).

Atin menceritakan, sebelum terjadi gempa, datang angin kencang yang disertai hujan deras. Kemudian terjadilah gempa bumi dan mengguncang Desa Sawarna. Saat terjadi angin kencang disertai hujan sedang beristirahat di rumah. Ketika terasa ada gempa, langsung lari keluar rumah. Kemudian bagian belakang rumah roboh.

Direktur Baznas Tanggap Bencana (BTB), Ahmad Fikri mengatakan, Baznas langsung mengerahkan Tim Respon Bencana dan Tim Kesehatan ke lokasi kejadian. Tim BTB terjun langsung untuk melakukan kajian cepat pascagempa bumi.

"Hasil dari kajian Tim BTB di lapangan, 18 dari 28 kecamatan di Kabupaten Lebak yang terdampak gempa bumi, dampak terparah terdapat di Kecamatan Bayah 118 unit rumah rusak ringan dan 24 rumah rusak berat," ujarnya.

Ia menambahkan, di Kecamatan Cilograng terdapat 107 unit rumah rusak ringan dan 42 unit rumah rusak berat. Di Kecamatan Pangarangan 75 unit rumah rusak ringan dan 25 unit rumah rusak sedang. Sampai ini Tim BTB masih berada di lokasi bencana untuk melakukan verifikasi data, bersih-bersih desa, memberikan pelayanan kesehatan dan pendistribusian bantuan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement