Rabu 22 Apr 2015 17:54 WIB

Kambing di Amerika Berakhir di Tempat Pemotongan Daging Halal

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Karta Raharja Ucu
Pemeriksaan kambing kurban. (ilustrasi)
Foto: Antara/Arief Priyono
Pemeriksaan kambing kurban. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KOLORADO -- Konsumsi daging kambing di Amerika Serikat menurun. Bahkan Direktur Eksekutif Dewan Daging Kambing Amerika, Megan Wortman mengatakan, Negeri Adi Daya itu sudah kehilangan beberapa generasi yang menyukai daging kambing.

"Mereka memiliki pengalaman yang buruk dalam konsumsi daging kambing," katanya seperti dilansir onislam.net, Senin (20/4).

Menurut Pusat Riset Pemasaran Hasil Pertanian, Departemen Pertanian AS, mayoritas pendudukan Amerika tidak mengkonsumsi daging kambing. Mereka lebih menyukai daging sapi dan daging ayam.

Para peternak dan penjual kambing di Kolorado yakin, kebanyakan kambing hanya berakhir di tempat pemotongan daging halal. Sementara daging halal sendiri hanya dikonsumsi 1,5 miliar muslim di seluruh dunia. Hanya 500 miliar non-Muslim yang makan daging kambing.

Guna menaikkan konsumsi daging kambing di Amerika memerlukan strategi pemasaran baru. Makanya para peternak di Kolorado menargetkan pasar baru yakni komunitas Muslim dan komunitas Latin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement