Kamis 20 Aug 2026 12:37 WIB

Pendapat Ulama tentang Memuji Pemerintah saat Khutbah Jumat

Memuji pemerintah dalam khutbah tak ada di masa Rasulullah dan khulafaur Rasyidin.

Khutbah Jumat (Ilustrasi)
Foto: Republika/Thoudy Badai
Khutbah Jumat (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsyawi dalam bukunya yang berjudul Rajin Shalat tapi Masih Keliru menuliskan, salah satu kesalahan saat khutbah Jumat adalah berlebihan memuji pemerintah. Menurut dia, hal ini biasa dilakukan oleh para pejabat.

Soal memuji-muji pemerintah dalam khutbah tidak pernah ada di masa Rasulullah maupun di masa Khulafaur Rasyidin Bahkan, ada seorang khatib yang sangat berlebihan sehingga menganggap raja atau pemerintah seakan-akan adalah Tuhan.

Baca Juga

Imam An Nawawi berkata, "Ketika khutbah, dimakruhkan melakukan hal-hal yang dibuat-buat oleh orang bodoh. Di antaranya berlebihan dalam memuji pemerintah dan berdoa. Adapun hukum dasar mendoakan raja/penguasa adalah makruh. Hal ini disebutkan oleh penulis kitab Al Muhazzab dan lainnya. Yang benar bahwa hal tersebut tidak apa-apa selama tidak berlebihan dalam memujinya. 

photo
Infografis Rukun Khutbah Jumat - (Republika)

Berita Lainnya

Rekomendasi