Selasa 03 Mar 2026 17:40 WIB

Jubir Kemenlu: Iran Satu-Satunya Kekuataan yang Tersisa untuk Melawan Kejahatan

Iran tak pernah memulai perang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei.
Foto: Tasnim News Agency
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, Selasa (3/3/2026), mengatakan bahwa Iran adalah satu-satunya kekuatan yang berdiri melawan kejahatan. Terutama, setelah pembunuhan Ayatollah Khamenei oleh Amerika Serikat dan rezim Israel.

“Pemimpin kami mengorbankan dirinya untuk menjaga Iran," ujar Baqaei dikutip dari  Tasnim News Agency.

Baca Juga

Baqaei menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers mingguan yang digelar pada Selasa (3//3/2026) di Sekolah Shahid Mahallati di Teheran, yang baru-baru ini menjadi sasaran serangan oleh AS dan Israel.

Di awal konferensi pers, Baqaei menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, para komandan senior, dan warga Iran.

“Kita semua sedang berduka, yang terpenting bagi setiap warga Iran hari-hari ini adalah membela tanah air," ujar Baqaei.

Ia mengatakan Iran menghadapi agresi dari individu-individu paling jahat. Dia menambahkan bahwa peristiwa saat ini merupakan benturan antara kebaikan dan kejahatan.

photo
Perbandingan Militer Iran-Israel - (Republika)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement