Selasa 20 Jan 2026 06:28 WIB

1 Ramadhan 1447 H Bertepatan dengan 19 Februari 2026, tak Sampai Sebulan Lagi

Bulan Ramadhan punya banyak keutamaan.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Warga menunggu waktu berbuka puasa bersama di Masjid Sheikh Zayed, Solo, Jawa Tengah, Ahad (2/3/2025). Badan Pengelola Masjid Raya Syeikh Zayed menyiapkan tujuh ribu paket takjil berbuka puasa setiap harinya selama bulan Ramadhan.
Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Warga menunggu waktu berbuka puasa bersama di Masjid Sheikh Zayed, Solo, Jawa Tengah, Ahad (2/3/2025). Badan Pengelola Masjid Raya Syeikh Zayed menyiapkan tujuh ribu paket takjil berbuka puasa setiap harinya selama bulan Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan suci Ramadhan kian mendekat. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriyah, 1 Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan bertepatan dengan 19 Februari 2026. Artinya, umat Islam kini tinggal menghitung hari lagi menuju dimulainya ibadah puasa yang memiliki keutamaan luar biasa di sisi Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, "Demi Allah yang jiwa Muhammad berada dalam genggaman kekuasaan-Nya, sungguh aroma mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada aroma misik (kasturi). Allah Ta'ala berfirman, 'Sesungguhnya ia telah meninggalkan kesenangannya, makan dan minumnya demi Aku. Maka puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya'." (Diriwayatkan Abu Hurairah Radhiyallahu anhu)

Baca Juga

Rasulullah SAW juga bersabda, "Surga itu mempunyai sebuah pintu yang dinamakan Al-Rayyan. Tidak ada seorang pun yang bisa memasuki pintu itu selain orang-orang yang berpuasa. Mereka akan mendapat nikmat yang dijanjikan-Nya, yaitu berjumpa serta menyaksikan Allah 'Azza wa Jalla secara langsung."

Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang berpuasa mempunyai dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Allah di akhirat kelak." (Diriwayatkan Abu Hurairah Radhiyallahu anhu)

Rasulullah SAW juga pernah bersabda, "Setiap sesuatu mempunyai pintu. Pintu ibadah adalah puasa." (Diriwayatkan Imam Ibnu Al-Mubarak)

Demikian hadits-hadits terkait puasa Ramadhan, dikutip dari kitab Ihya Ulumuddin yang ditulis Imam Al-Ghazali.

Ramadhan bukan hanya tentang puasa. Ramadhan juga tentang memperbanyak amal kebaikan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement