Kamis 08 Jan 2026 09:08 WIB

DPRD Soroti Potensi Kelelahan Jamaah Usai Perjalanan dari Asrama Haji ke Bandara Kertajati

Manajemen waktu dan skenario jalur darat menjadi kunci keberhasilan pelayanan haji.

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.
Foto: BIJB
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Komisi V DPRD Jawa Barat menyoroti potensi kelelahan di jalan yang akan dialami jamaah haji, akibat waktu yang harus ditempuh lebih dari satu jam perjalanan darat dari asrama menuju pintu pesawat di Bandara Kertajati. 

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, saat melakukan peninjauan langsung ke BIJB Kertajati, Rabu (7/1/2026), mengatakan meski infrastruktur Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dinilai telah matang, jarak tempuh dari Asrama Haji Indramayu menuju bandara yang ada di Majalengka dikhawatirkan dapat menguras fisik jamaah sebelum terbang ke Tanah Suci. 

Baca Juga

Menurut dia, manajemen waktu dan skenario jalur darat menjadi kunci keberhasilan pelayanan haji tahun ini guna meminimalisasi kelelahan jamaah.

"Karena dari Asrama Haji di Kabupaten Indramayu ke Bandara Kertajati di Majalengka itu kan memerlukan waktu 1 jam lebih, jadi memang memerlukan skenario jalur agar jamaah haji tidak lelah di jalan kita harus meminimalisasi waktu tempuh tersebut," ujar Hasbullah dalam keterangannya di Bandung. 

Dari sisi fasilitas penerbangan, Hasbullah memastikan bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini sudah berada pada level performa maksimal. Dengan landasan pacu (runway) sepanjang 3.000 meter dan lebar 60 meter, BIJB Kertajati siap melayani pesawat berbadan lebar (wide body) yang biasa digunakan untuk angkutan haji. 

photo
Jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama debarkasi Kertajati turun dari bus setibanya di Asrama Haji Indramayu, Jawa Barat, Jumat (13/6/2025). Sebanyak 445 jamaah haji asal Kabupaten Bandung tiba di tanah air usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. - (ANTARA FOTO/Dedhez Anggarra)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement