Kamis 26 Mar 2026 18:59 WIB

Sahabat Nabi yang Jadi Makcomblang

Khaulah menjadi perantara bagi dua perempuan mulia menikah dengan Nabi SAW.

ILUSTRASI Muslimah
Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
ILUSTRASI Muslimah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Khaulah binti Hakim as-Sulamiah berasal dari keluarga yang mulia. Ia merupakan istri dari seorang pemimpin kaum Muhajirin, Utsman bin Madzun. Dari pernikahannya dengan lelaki tersebut, shahabiyah tersebut dikaruniai dua orang anak, yakni as-Saib dan Abdurrahman.

Di kalangan kaum Muslimah Makkah, Khaulah binti Hakim dikenal sebagai perempuan dengan kepiawaian berkomunikasi yang di atas rata-rata. Kemampuannya yang bak seorang diplomat itu lantaran kefasihannya berkata-kata. Ia juga mahir bersastra. Beberapa syair yang indah telah lahir dari perenungannya.

Baca Juga

Dalam sejarah, Khaulah binti Hakim dikenang sebagai sosok makcomblang. Bukan sembarangan orang yang ia berhasil perantarai.

Khaulah menjadi makcomblang yang mempertemukan antara 'Aisyah binti Abu Bakar ash-Shiddiq dan Nabi Muhammad SAW. Dia pula yang sebelumnya memperantarai antara Saudah binti Zam'ah dan Rasulullah SAW.

Khaulah binti Hakim mendatangi rumah Abu Bakar. Tujuannya, meminang ‘Aisyah untuk Rasulullah SAW.

Sebelumnya, ia pun meminang Saudah binti Zam'ah untuk dinikahi Nabi SAW. Semua itu dilakukannya atas izin beliau. Adapun pernikahan al-Musthafa dengan Saudah terjadi beberapa waktu sesudah wafatnya istri pertama Rasulullah SAW, yakni Khadijah binti Khuwaillid.

Khaulah, yang saat itu melihat kegelisahan dan kesedihan Rasulullah SAW, mendatangi beliau. Dengan sopan, wanita itu menawarkan diri untuk mencarikan istri bagi Nabi SAW. Ini dilakukannya untuk mengobati kedukaan beliau yang ditinggal wafat Khadijah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement