Sabtu 05 Apr 2025 14:10 WIB

Uskup Agung Kupang Wafat, Menag: Kita Kehilangan Tokoh Kemanusiaan

Indonesia telah kehilangan salah seorang tokoh kemanusiaan.

Rep: Muhyiddin/ Red: Gita Amanda
Menteri Agama (Menang), Nasaruddin Umar melayat ke Gereja Katedral Jakarta sebagai bentuk bela sungkawa atas wafatnya Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang, (ilustrasi)
Foto: Republika/Frederik
Menteri Agama (Menang), Nasaruddin Umar melayat ke Gereja Katedral Jakarta sebagai bentuk bela sungkawa atas wafatnya Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang, (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama (Menang), Nasaruddin Umar melayat ke Gereja Katedral Jakarta sebagai bentuk bela sungkawa atas wafatnya Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang, Jumat (4/4/2025). Tokoh agama asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Pondok Indah, Jakarta Selatan.  

Dalam kunjungannya, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Petrus Turang. Menurut dia, Indonesia telah kehilangan salah seorang tokoh kemanusiaan.

 

"Pada malam ini kita semua merasa kehilangan seorang tokoh kemanusiaan, Mgr Petrus Turang yang telah menjalani kehidupan perjuangannya selama 78 tahun," ujar Nasaruddin dikutip dari keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (5/4/2025).

 

Dia mengatakan, 78 tahun tentunya bukan waktu yang pendek bagi seorang yang mengabdikan dirinya untuk kemanusiaan. "Maka saya selaku pribadi dan juga Menteri Agama RI, sekaligus mewakili pemerintah, turut berbela sungkawa atas kepergian Mgr Petrus Turang," kata Nasaruddin yang didampingi Direktur Jenderal Bimas Katolik Suparman ini. 

 

Dia pun berharap umat beragama di Indonesia dapat belajar dan meneladani kepedulian Mgr Petrus Turang dalam memperjuangkan kemanusiaan. "Sekali lagi saya pribadi mewakili pemerintah mengucapkan selamat jalan kepada yang kita cintai, yang kita muliakan Mgr Petrus Turang," kata Nasaruddin.

 

"Semua amal kebajikan yang telah dirintis oleh beliau, kita bertanggungawab untuk melestarikannya," jelas dia di hadapan ratusan umat Katolik yang hadir menghantarkan kepergian Mgr Petrus Turang.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement