REPUBLIKA.CO.ID, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad al-Ghazali yang akrab disapa dengan sebutan Imam Al Ghazali mengungkapkan rahasia dan keutamaan sholat Jumat.
Dalam penjelasannya di kitab Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali mengungkapkan, bahwa hari Jumat merupakan hari besar yang disucikan. Allah SWT mengagungkan agama Islam dengan hari Jumat, dan mengkhususkan kesuciannya bagi kaum Muslim. Sebagaimana Allah SWT telah berfirman.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Yā ayyuhal-lażīna āmanū iżā nūdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu‘ati fas‘au ilā żikrillāhi wa żarul-bai‘(a), żālikum khairul lakum in kuntum ta‘lamūn(a).
Wahai orang-orang yang beriman, apabila (seruan) untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat telah dikumandangkan, segeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS Al-Jumu‘ah Ayat 9)
Rasulullah SAW juga pernah bersabda, "Sungguh Allah Azza wa Jalla telah mewajibkan sholat Jumat kepada kalian pada hari ini, di tempatku berdiri saat ini."
Dalam hadits yang lain, Nabi Muhammad juga pernah bersabda:
مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثًا مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ طُبِعَ عَلَى قَلْبِهِ.
"Siapa saja yang meninggalkan perintah sholat Jumat tiga kali berturut-turut tanpa adanya udzur (halangan yang dibenarkan secara syar'i), maka Allah akan menutup pintu qalbunya." (HR Imam Ahmad)
Dalam riwayat yang lain juga disebutkan dengan redaksi:
نَبَذَ الْإِسْلَامَ وَرَاءَ ظَهْرِهِ.
"la (orang yang meninggalkan sholat Jumat itu) telah mencampakkan Islam di belakang punggungnya." (HR Imam Al-Baihaqi)
