Jumat 28 Mar 2025 06:28 WIB

Santri Memberdayakan Desa, Belajar Ternak dan Tani dari Jawa Hingga Sumatra

Program santri memberdayakan desa sudah memasuki hari ke-10.

Rep: Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan
Santri belajar bertani melon (ilustrasi).
Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Santri belajar bertani melon (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Puluhan Santri yang mengikuti Program Santri Memberdayakan Desa (SMD) dikirimkan ke desa-desa untuk berdakwah di bulan Ramadhan tahun ini. Tidak hanya berdakwah, mereka juga belajar langsung tentang pertanian dan peternakan. 

Program SMD ini merupakan salah satu dari 13 program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI selama Ramadan 2025. Program ini diikuti 60 santri dari 12 pondok pesantren yang tersebar di 12 Kabupaten dan lima Provinsi di Pulau Jawa dan Sumatra. 

Baca Juga

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan mengatakan, program Santri Memberdayakan Desa ini sudah memasuki hari ke-10. Selama hampir dua pekan ini, para santri tinggal bersama petani dan peternak binaan Baznas. 

"Mereka melakukan aktivitas dakwah, serta belajar langsung tentang pertanian dan peternakan yang sesuai dengan syariat Islam," ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/3/2025). 

Selain itu, lanjut dia, mereka mengikuti kajian terkait dengan akidah, ibadah, puasa, zakat, infak, sedekah, dan berbagai keilmuan Islam lainnya. 

Saidah menjelaskan, Baznas sangat memperhatikan berbagai aspek termasuk dengan lokasi dan praktik terpadu, untuk mendorong keberlanjutan dan efisiensi program-program pendayagunaan yang dilaksanakan.

“Dengan adanya fasilitas yang memadai dan profesional, kami harapkan para santri dapat memperoleh keterampilan yang bisa langsung diterapkan di desa mereka, serta membawa dampak positif yang lebih luas dalam pengembangan ekonomi desa,” kata Saidah. 

Melalui program ini, kata dia, santri juga dibekali keterampilan di bidang pertanian dan peternakan, sehingga dapat membangun ekosistem ekonomi yang maju dan berkelanjutan di desa mereka untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.

photo
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan. - (Dok. BAZNAS)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement