Selasa 11 Jun 2024 13:02 WIB

Mulai Hari Ini Layanan Bus Shalawat Dihentikan, Jamaah Diminta Istirahat

Pemberhentian operasional bus shalawat disebabkan jalur transportasi ditutup.

Petugas Seksi Transportasi Daker Makkah sedang melakukan simulasi pelaksanaan jalur Bus Shalawat di Makkah, Arab Saudi, Ahad (12/6). Sebanyak 204 bus shalawat akan melayani pergerakan para jamaah yang hendak sholat fardhu di Masjidil Haram.
Foto: dok. Tim MCH
Petugas Seksi Transportasi Daker Makkah sedang melakukan simulasi pelaksanaan jalur Bus Shalawat di Makkah, Arab Saudi, Ahad (12/6). Sebanyak 204 bus shalawat akan melayani pergerakan para jamaah yang hendak sholat fardhu di Masjidil Haram.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Layanan transportasi jamaah haji Indonesia, bus shalawat, dihentikan mulai Selasa (11/6/2024) ini. Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan, operasional bus shalawat akan diberhentikan  melayani jamaah.

Pemberhentian operasional bus shalawat akan berlangsung selama empat hari sebelum pelaksanaan puncak haji di Arafah. Menurut dia, pemberhentian operasional bus shalawat tersebut disebabkan ditutupnya jalur-jalur yang biasa dilalui bus salawat karena padatnya arus lalu lintas jelang puncak haji.

Baca Juga

“Penghentian ini juga mendorong para jemaah bisa fokus untuk persiapan puncak haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina),” ucap dia lewat keterangan tertulis kepada Republika, Selasa (11/6/2024).

photo
Rute bus shalawat untuk jamaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi di musim haji 2022. - (MCH 2022)

Menunggu puncak haji, kata Widi, jemaah agar menempatkan persiapan menjalani rangkaian puncak haji sebagai prioritas utama. Aktivitas ibadah dapat dilakukan di hotel dan membatasi bepergian ke luar hotel.

“Manfaatkan waktu-waktu menghadapi puncak haji dengan memperbanyak amalan ibadah, berzikir, mendalami manasik haji, menjaga kebugaran tubuh dengan makan yang teratur dan tepat waktu serta istirahat yang cukup,” pesan dia. 

Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Senin, 10 Juni 2024 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (Was) atau Selasa, 11 Juni 2024 pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Suci berjumlah 214.212 orang yang terbagi dalam 547 kelompok terbang.

“Jamaah yang wafat saat ini berjumlah 87 orang, dengan rincian: wafat di Embarkasi 6 orang, di Madinah 17 orang, di Makkah 61 orang, dan di Bandara 3 orang. Seluruh jamaah wafat akan dibadalhajikan,”jelas dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement