Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

5 Hal Sebabkan Iblis Celaka, 5 Hal Sebabkan Adam Bahagia

Jumat 08 Nov 2019 07:51 WIB

Red: Irwan Kelana

Ustadz Muhajir Affandi (kiri).

Ustadz Muhajir Affandi (kiri).

Foto: Dok SBBI
Jangan meremehkan perbuatan dosa.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Iblis adalah makhluk Allah yang celaka. Ia dilaknat oleh Allah, dan di akhirat kelak akan disiksa di neraka selama-lamanya.

Sebetulnya apa yang menyebabkan iblis celaka? Dalam kitab Nashoihul ‘Ibad dijelaskan factor-faktor yang menyebabkan iblis celaka. “Paling tidak ada lima hal yang menyebabkan iblis celaka,” kata Ustaz Muhajir Affandi MSi saat mengisi pengajian guru dan tenaga kependidikan Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) di Masjid Bosowa Bina Insani Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/11).

Pertama, kata Muhajir, iblis tidak mengaku berbuat dosa. “Walaupun berbuat dosa, iblis tidak mau mengakui perbuatannya tersebut,” kata Ustaz  Muhajir dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Hal kedua, kata dia, karena iblis tidak pernah menyesal atas segala dosa yang dilakukannya. Ketiga, iblis juga tidak pernah mencela dirinya.

Hal keempat, iblis tidak bertekad untuk taubat. “Sebaik-baik makhluk  yang bersalah adalah bertaubat. Tapi iblis tidak pernah mau melakukannya,” ujar dosen Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor itu.

Ada satu faktor lagi, ternyata iblis itu putus asa. “Iblis putus asa , karena dikutuk oleh Allah SWT,” tegas Ustaz Muhajir.

Lalu, apa hikmah yang bisa diambil dari pengalaman iblis tersebut? “Jangan meremehkan dosa. Jangan menganggap kecil terhadap fitnah, menipu dan perbuatan-perbuatan jahat lainnya,” kata Muhajir.

Sebaliknya, kata Muhajir, ada lima hal yang menyebabkan Adam (Nabi Adam as) menjadi bahagia. “Kelima hal tersebut adalah kebalikan dari apa yang dilakukan oleh iblis, yakni mengakui dosa, menyesali terhadap dosa-dosanya, selalu mencaci dirinya atas kesalahan, cepat bertobat, dan tidak pernah putus asa dari rahmat  Allah SWT,” paparnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA