Kamis 03 Mar 2016 13:40 WIB

Penulis Turki Hadir di IBF 2016

Moderator Cumhur Cil, Hamid FahmyZarkasyi, Ali Unsal dan Astri Katrini (dari kiri ke kanan) pada talk show yang digelar Majalah Mata Air di ajang IBF 2016, Istora Senayan Jakarta, Rabu (2/3).
Foto: Dok IBF
Moderator Cumhur Cil, Hamid FahmyZarkasyi, Ali Unsal dan Astri Katrini (dari kiri ke kanan) pada talk show yang digelar Majalah Mata Air di ajang IBF 2016, Istora Senayan Jakarta, Rabu (2/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyelenggaraan Islamic Book Fair (IBF) 2016, tak hanya menarik bagi penulis lokal (Indonesia), tapi juga penulis luar negeri. Salah satunya dari Turki.

Dr Ali Unsal, peneliti dan juga penulis asal Turki, turut ambil bagian pada acara Islamic Book Fair 2016, sebagai pembicara pada acara yang diselenggarakan Majalah Mata Air, di Istora Senayan Jakarta, Rabu (2/3). Ada pun topik yang diangkat adalah "Ketika Entitas Berbicara dengan Bahasa Kalbu dan Akal".

Hadir mendampingi Ali Unsal adalah Dr Hamid Fahmy Zarkasyi (pembantu rektor III ISID Gontor yang juga Direktur Insists), dan Astri Katrina Alafta (pemimpin Redaksi Majalah Mata Air).

Dalam kesempatan ini, Ali Unsal mengulas tentang Generasi Emas Umat Islam. "Kasih sayang yang terbaik adalah yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia, dan membentuk karakter anak adalah kedua orang tuanya," ujarnya.

"Jika kamu tidak bisa mengarahkan anak muda kepada kebaikan, maka mereka akan mudah diracuni oleh sesuatu yang tidak baik," jelasnya mengutip pernyataan seorang ulama Turki, Hoja Effendi Muhammad Fethullah Gulen.

Ali mengaku bergembira bisa hadir pada acara IBF ini. "Saya senang bisa berbagi informasi dan ilmu pada masyarakat Indonesia," ungkap Ali yang juga staf pengajar Turkish Studies di UIN Jakarta.

Islamic Book Fair (IBF)  Ikapi DKI  ke-15 tahun 2016 digelar di Istora Senayan Jakarta, 26 Februari hingga 6 Maret 2016. Pameran tersebut diikuti lebih 400 penerbit.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement