REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jamaah haji dan umrah, khususnya yang sudah lanjut usia (lansia), perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan kulit selama berada di Tanah Suci. Faktor usia membuat fungsi kulit mengalami penurunan sehingga lebih mudah kering, tipis, dan rentan mengalami berbagai gangguan.
Ketua Kolegium Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (DVE) Indonesia Prasetyadi Mawardi, mengatakan, kondisi tersebut berbeda dibandingkan jamaah berusia lebih muda. Pada lansia, terjadi proses penuaan kulit yang menyebabkan lapisan kulit relatif lebih tipis serta berkurangnya kandungan cairan di dalam kulit.
"Pada orang-orang lanjut usia itu kan fungsi organ secara keseluruhan mengalami kemunduran atau proses penurunan fungsi, termasuk kulit," ujar dokter Prasetyadi saat dihubungi Republika.co.id, Senin (14/9/2026).
Menurut dia, kulit lansia cenderung lebih kering. Kondisi tersebut dapat semakin berat apabila jamaah memiliki penyakit penyerta atau komorbid, seperti diabetes, hipertensi, maupun gangguan ginjal.
"Apalagi kalau ditambah dengan penyakit komorbid atau penyakit penyerta yang ada pada lansia, seperti penyakit diabetes atau kencing manis, penyakit hipertensi, atau penyakit gangguan ginjal, dan sebagainya. Juga akan memperburuk lapisan kulit yang tadinya sudah tipis jadi makin tipis," jelasnya.
Kerentanan tersebut semakin meningkat ketika jamaah berada di Arab Saudi. Cuaca yang panas dengan kelembapan udara yang rendah dapat memicu kulit kehilangan kelembapannya lebih cepat.
View this post on Instagram