Selasa 06 Oct 2026 20:52 WIB

Wakil Ketua Baznas Minta Umat tak Lupakan Gaza

Menjaga perhatian terhadap Palestina merupakan bagian dari kewajiban bangsa Indonesia

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil
Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, KH Zainut Tauhid Saadi.
Foto: Dok Istimewa
Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, KH Zainut Tauhid Saadi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, KH Zainut Tauhid Sa'adi meminta umat Islam tidak melupakan kondisi warga Gaza, Palestina. Menurut dia, hingga kini warga Gaza masih belum merdeka dan hidup dalam berbagai keterbatasan.

Hal itu disampaikan Zainut saat audiensi dengan Republika di kantornya, Matraman, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Ia juga mendukung kegiatan pameran dan diskusi yang akan digelar Republika melalui "Art and Resilience: Sumud of Palestine" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 29-31 Oktober 2026.

Baca Juga

Zainut menilai kegiatan tersebut tidak sekadar untuk kembali mengangkat isu Palestina, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga ingatan publik terhadap kondisi masyarakat Gaza.

"Ini tidak sekadar kegiatan untuk meramaikan isu Palestina, tapi juga membangun memori publik agar masyarakat diingatkan bahwa ada saudara kita yang sampai saat ini nasibnya belum merdeka," ujar Zainut.

Menurut dia, upaya menjaga perhatian terhadap Palestina merupakan bagian dari kewajiban bangsa Indonesia yang sejak awal memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

"Dan itu merupakan bagian kewajiban kita sebagai bangsa Indonesia yang sedari awal memberikan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina," katanya.

Zainut juga mengapresiasi beberapa kegiatan Republika yang tidak hanya menghadirkan laporan jurnalistik mengenai Palestina. Menurut dia, pengalaman langsung dua jurnalis Republika yang mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla memberikan makna yang lebih mendalam.

"Beberapa kegiatan juga saya kira ini tidak hanya sekadar laporan jurnalistik, tapi betul-betul memiliki makna yang sangat dalam karena dialami langsung," ujar dia.

Kegiatan "Art and Resilience: Sumud of Palestine" sendiri dirancang sebagai ruang yang mempertemukan cerita, seni, memori, dan harapan tentang Palestina. Kegiatan tersebut antara lain menghadirkan pameran foto karya fotografer Republika Thoudy Badai dari dua misi Global Sumud Flotilla di Tunisia dan Turki, diskusi, sesi berbagi pengalaman dua wartawan Republika, pertunjukan seni, instalasi seni, dan pemutaran film dokumenter.

Selain itu, kegiatan tersebut juga membuka ruang partisipasi publik melalui aksi donasi dan lelang karya. Salah satunya instalasi seni berupa kanvas dengan cap tangan peserta yang akan dilelang setelah kegiatan, dengan hasilnya didonasikan untuk mendukung Palestina. 

Zainut mengatakan, Baznas sendiri selama ini dipercaya masyarakat untuk mengelola dana titipan, terutama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Baznas sendiri juga alhamdulillah juga dipercaya oleh publik untuk mengelola dana-dana titipan masyarakat utamanya untuk perbaikan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Zainut.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi