Kamis 03 Sep 2026 23:16 WIB

Animo Peneliti Akademis Tinggi, Pendaftaran AICIS+2026 Resmi Diperpanjang

AICIS+2026 berlangsung pada 17 hingga 20 November 2026.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Prof Sahiron.
Foto: Dok Istimewa
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Prof Sahiron.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Batas akhir pendaftaran Annual International Conference on Islam, Science and Society (AICIS+) 2026 resmi diperpanjang.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Prof Sahiron, mengatakan keputusan ini diambil untuk merespons tingginya animo sivitas akademika sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para periset, akademisi, dan mahasiswa untuk berpartisipasi.

Baca Juga

Perhelatan akbar bertaraf internasional yang mengusung tema "Revitalizing Islamic Civilization for Sustainable Life: Local Heritage, Technological Innovation, and Human Flourishing" ini dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 20 November 2026 dan dipusatkan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Sahiron menegaskan AICIS+ 2026 bukan sekadar ajang berkumpulnya para tokoh , melainkan momentum strategis untuk merumuskan solusi nyata atas berbagai problem global kontemporer.

"Peradaban Islam memiliki kekayaan warisan lokal yang sarat nilai transformatif,” kata dia kepada media di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Dia mengatakan, melalui AICIS+2026, pihaknya ingin menjembatani antara kearifan lokal tersebut dengan inovasi teknologi modern guna mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan dan bermartabat bagi kemanusiaan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Steering Committee AICIS+ 2026, Prof Faqiuddin Abdul Qodir, mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi—baik PTKIN maupun PTKIS—untuk memanfaatkan ruang akademik ini secara maksimal.

Menurutnya, partisipasi aktif sivitas akademika sangat krusial dalam memperkuat tradisi riset ilmiah di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi