Ahad 01 Mar 2026 07:26 WIB

Pejuang Hamas Serukan Solidaritas Iran, Minta Arab dan Islam Bersatu Lawan Agresi Zionis-AS

Iran tegaskan akan melawan jika diserang.

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Nashih Nashrullah
Demonstran Iran memprotes serangan AS-Israel, di Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026).
Foto: Majid Asgaripour/WANA/Reuters
Demonstran Iran memprotes serangan AS-Israel, di Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA — Faksi pejuang Hamas di Gaza, Palestina mengutuk agresi terhadap Republik Islam Iran yang dilakukan Zionis Israel bersama Amerika Serikat (AS).

Gerakan Perlawanan Islam itu menyerukan persatuan negara-negara Arab dan Islam untuk bersatu menggagalkan dan melawan agresi tersebut.

Baca Juga

Melalui pernyataan saluran komunikasi Telegram, Hamas menyampaikan penyerangan terhadap Iran yang dilakukan Paman Sam bersama tentara Zionis itu bertujuan buruk yang bakal berdampak pada perubahan peta geopolitik yang merugikan persatuan Arab, dan negara-negara Islam.

“Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) mengutuk keras agresi terhadap Republik Islam Iran, dan terhadap negara Arab atau Islam manapun,” begitu pernyataan Hamas yang dikutip dari Almayadeen, Sabtu (28/2/2026).

“Kami menegaskan, bahwa agresi Israel-Amerika ini, merupakan penargetan langsung terhadap seluruh kawasan, dan serangan langsung terhadap keamanan, stabilitas, dan kedaulatan,” sambung pernyataan itu.

Hamas menyatakan dukungannya terhadap Iran, dan berharap negara-negara Arab di kawasan, maupun negara-negara Islam punya posisi yang sama dalam memberikan dukungan terhadap Iran.

“Kami menyerukan kepada bangsa Arab, dan Islam untuk bersatu dan berdiri bersama-sama untuk menggagalkan dan melawan agresi ini,” sambung pernyataan tersebut.

Hamas mengingatkan, agresi yang dilakukan Zionis-AS terhadap Iran bertujuan untuk memuluskan agenda kotor Israel Raya.

“Agresi ini bertujuan untuk mengubah peta kawasan sesuai dengan aspirasi dari pendudukan (Zionis) untuk membangun Israel Raya dengan mengorbankan bansag Arab, dan Islam,” begitu tutup pernyataan tersebut.

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement