REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Media Israel, dalam beberapa jam terakhir, mendokumentasikan kerusakan besar di sejumlah kota Israel akibat serangan rudal Iran yang menargetkan Tel Aviv, Haifa, dan daerah lain.
Video dan foto menunjukkan puluhan rumah dan bangunan rusak akibat ledakan rudal Iran di kota Bat Yam, di tengah upaya pencarian orang-orang yang terjebak di lokasi jatuhnya rudal.
Aljazeera melaporkan, Ahad (1/3/2026), menurut situs web Israel Walla, delapan orang terluka di Tel Aviv akibat serangan yang menargetkan sekitar pangkalan Kementerian Pertahanan, ditambah dengan kerusakan besar akibat jatuhnya dan meledaknya rudal Iran di wilayah Tel Aviv dan tengah Israel.
Jurnalis saluran televisi Israel Channel 12, Almog Booker, melalui akunnya di platform X, menyebutkan bahwa dalam serangan terbaru di Tel Aviv.
Sejauh ini telah dievakuasi 20 korban luka, termasuk satu orang dalam kondisi kritis, satu orang dalam kondisi parah, dua orang dalam kondisi sedang, dan 16 orang dalam kondisi ringan.
๐ ืืืืจืช ืืคืืืขื ืืืจืื, 1 ืคืฆืืข ืงืฉื, 5 ืคืฆืืขืื ืงื. pic.twitter.com/gPpIttTSpl
— Asslan Khalil (@KhalilAsslan) February 28, 2026
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Yisrael Katz mengatakan, Tel Aviv telah memasuki fase yang sangat sensitif setelah serangan Israel-AS terhadap Iran.
Dia menegaskan militer bersiap untuk "hari-hari yang sulit" yang membutuhkan kesabaran dan disiplin yang tinggi.
♦๏ธ ื ืืง ืืืืจ ืืื ืืื ืฉื ืคืืข ืืช ืืืื
16 ืคืฆืืขืื, 1 ืงืฉื ืืืฉืืจ ืืื ืื ื ืืงื.
ืืืขืงืืช ื ืืกืคืืช ืืืจืื pic.twitter.com/PWDOBotxgl
— Asslan Khalil (@KhalilAsslan) February 28, 2026
Katz menjelaskan, tindakan militer terbaru ini dilakukan untuk mencegah rezim ekstremis dan pembunuh memiliki kemampuan yang mengancam Israel dan seluruh dunia.




