Selasa 24 Feb 2026 14:42 WIB

AS Mengancam, Pesawat Kargo Rusia Berkapasitas Puluhan Ton Bolak-Balik ke Teheran, Kirim Senjata?

Gelix Airlines dikenal spesialis pengangkutan berat.

Gelix Airlines
Foto: Ist
Gelix Airlines

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Aktivitas penerbangan kargo Rusia ke Teheran dalam sepuluh hari terakhir memicu perhatian internasional. Kehadiran pesawat tersebut terjadi saat akan dimulainya diplomasi nuklir dan meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan data pelacakan penerbangan terbuka dari Flightradar24, pesawat Il-76TD dengan nomor registrasi RA-76373 milik maskapai Gelix Airlines, terpantau mendarat di ibu kota Iran selama beberapa jam sebelum kemudian kembali ke Rusia. Pesawat tersebut melakukan perjalanan serupa pada 14, 15, dan 16 Februari, dengan penerbangan keempat yang terjadi tak lama setelahnya, seperti dikutip Republika dari Palestine Chronicle, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga

Pesawat Il-76TD merupakan salah satu pesawat angkut strategis utama Rusia yang mampu membawa puluhan ton kargo jarak jauh. Gelix Airlines sendiri dikenal spesialis dalam operasi pengangkutan berat dan memiliki rekam jejak beroperasi di wilayah konflik yang sensitif.

Hingga berita ini diturunkan, baik Moskow maupun Teheran belum memberikan pernyataan resmi mengenai jenis kargo yang diangkut. Namun, data navigasi sipil menunjukkan bahwa pesawat tersebut tidak menyembunyikan rutenya dan tetap mengaktifkan sinyal transponder sepanjang perjalanan.

Sebelumnya, Koresponden Aljazeera dari Teheran, Nuruddin al-Daghir, melaporkan pengiriman senjata Rusia dan China telah tiba di Iran sejak peristiwa "Perang 12 Hari" pada bulan Juni lalu.

Al-Daghir dikutip Republika.co.id, Jumat (30/1/2026) menyebutkan pengiriman tersebut diangkut dengan pesawat militer besar, yang berisi berbagai perlengkapan militer, dalam rangka memperkuat kemampuan pertahanan dan serangan Iran.

photo
Gambar diam yang diambil dari video selebaran yang disediakan oleh layanan pers Kementerian Pertahanan Rusia pada 24 November 2022 menunjukkan beberapa sistem peluncuran roket Badai Rusia yang ditembakkan di lokasi yang dirahasiakan di wilayah Donetsk, Ukraina timur. Pada 24 Februari 2022, pasukan Rusia memasuki wilayah Ukraina dalam apa yang dinyatakan presiden Rusia sebagai Operasi Militer Khusus, memulai konflik bersenjata yang memicu kehancuran dan krisis kemanusiaan. - (EPA-EFE/RUSSIAN DEFENCE MINISTRY PRESS SERVIC)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement