Selasa 24 Feb 2026 10:01 WIB

Hikmah di Balik Ikhtiar Mencari Rezeki

Allah SWT mengerti hati hamba-hambaNya yang lemah.

Rezeki/Ilustrasi
Foto: wordpress.com
Rezeki/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Ibnu Athaillah As Sakandari dalam kitab At Tanwir mengatakan, terdapat banyak hikmah dalam kebolehan bekerja sebagai usaha mencari rezeki. Di antaranya:

Pertama, Allah SWT mengerti hati hamba-hambaNya yang lemah, tidak mampu menembus pembagian rezekinya dan tidak bisa benar-benar percaya pada jaminan-Nya. Oleh karena itu, Allah membolehkan mereka untuk bekerja sebagai bentuk usaha yang bisa menjadi sandaran dan memantapkan hatinya. Kebolehan bekerja sebagai bentuk usaha yang bisa menjadi sandaran dan memantapkan hatinya.

Baca Juga

Kebolehan bekerja atau mencari rezeki tersebut merupakan karunia ALlah SWT kepada mereka.

Kedua, usaha mencari rezeki dapat menjaga seorang hamba dari beberapa hal, yaitu kebiasaan meminta-minta dan menjaga wibawa keimanannya agar tidak turun karena menggantungkan rezeki kepada makhluk. Rezeki yang Allah berikan kepadamu melalui beberapa sebab seperti pekerjaan atau usaha lainnya bukanlah pemberian makhluk kepadamu.

Jika seseorang membeli sesuatu darimu atau menyewa jasamu, bukan berarti ia yang memberi rezekimu. Akan tetapi, ia sebatas melakukan bagiannya dan mengharapkan mengharapkan manfaat untuk dirinya sendiri. Itu berarti rezekimu diambil darinya, tapi bukan merupakan pembagiannya.

Ketiga, kesibukan seorang hamba dalam bekerja mencari rezeki dapat mengalihkannya dari berbuat maksiat dan melakukan larangan Allah. Tidakkah engkau mengamati apabila mereka libur karena hari besar atau lainnya, bagaimana orang-orang yang lalai menggunakan waktunya untuk bermaksiat dan melanggar perintah Allah? Maka dari itu, kesibukannya dalam bekerja mencari rezeki merupakan bentuk kasih sayang ALlah kepadanya.

photo
Infografis Alquran dan Hadits Ungkap 5 Kunci Rezeki Melimpah - (Republika.co.id)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement