Jumat 06 Feb 2026 09:54 WIB

1.295 Calon Haji Pati Berangkat ke Tanah Suci Mei 2026

Keberangkatan jamaah Pati masuk gelombang kedua haji.

Jamaah calon haji melambaikan tangan di dalam bus usai mengikuti pelepasan dan pemberangkatan di halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/5/2025). Sebanyak 1.416 calon haji kloter 46, 47, 48, 49, dan 50 dari Kabupaten Kudus diberangkatkan secara bertahap menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali dan selanjutnya diterbangkan menuju Tanah Suci.
Foto: ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Jamaah calon haji melambaikan tangan di dalam bus usai mengikuti pelepasan dan pemberangkatan di halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/5/2025). Sebanyak 1.416 calon haji kloter 46, 47, 48, 49, dan 50 dari Kabupaten Kudus diberangkatkan secara bertahap menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali dan selanjutnya diterbangkan menuju Tanah Suci.

REPUBLIKA.CO.ID, PATI -- Calon jamaah haji asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Mei 2026. Calon jamaah Pati tahun ini berjumlah 1.295 orang, terdiri atas 571 laki-laki dan 724 perempuan.

“Seluruh calon haji Kabupaten Pati tergabung dalam kloter 49 hingga 53. Kloter 49 merupakan kloter gabungan bersama Kabupaten Rembang, sedangkan kloter 50 hingga 53 bergabung dengan Kota Surakarta,” kata Perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pati Rahardian Yunianto, saat Pembukaan dan Orientasi Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (6/2/2026).

Baca Juga

Ia mengungkapkan seluruh jamaah masuk dalam gelombang kedua dan direncanakan berangkat pada Mei 2026.

Terkait pelaksanaan manasik haji tingkat kecamatan, ia mengatakan kegiatan tersebut akan digelar selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Februari 2026. Manasik dilaksanakan di 16 titik lokasi dan menghadirkan narasumber profesional guna memberikan pemahaman menyeluruh kepada jamaah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan kegiatan manasik haji merupakan bagian penting dalam pembekalan jamaah calon haji sebelum keberangkatan ibadah haji tahun 2026.

Ia mengapresiasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pati beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut dia, ibadah haji merupakan nikmat besar yang membutuhkan kesiapan matang, baik dari sisi jamaah maupun penyelenggara.

“Saya mengucapkan selamat kepada bapak ibu sekalian yang telah memperoleh kesempatan dari Allah SWT untuk menunaikan Rukun Islam yang kelima. Ibadah haji membutuhkan kesiapan mental, fisik, dan spiritual agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan optimal,” ujarnya.

Risma juga menyampaikan optimismenya terhadap peningkatan kualitas pelayanan haji seiring berdirinya kementerian khusus yang menangani haji dan umrah. Ia berharap sistem pelayanan terpadu mampu menghadirkan layanan yang lebih profesional, efisien, dan akuntabel bagi jamaah.

“Pelaksanaan manasik haji ini sangat krusial sebagai sarana pembekalan yang komprehensif. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh jamaah agar mengikuti setiap tahapan manasik dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi dengan pembimbing,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 masuk dalam gelombang kedua, dengan rencana pemberangkatan kloter 49 hingga 53 pada rentang waktu 7 hingga 21 Mei 2026.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan petugas haji yang telah menyiapkan penyelenggaraan haji tahun ini. Semoga seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement