REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rangkaian ibadah haji mencakup kegiatan yang membutuhkan kekuatan fisik dan stamina seperti tawaf, mengelilingi Ka'bah tujuh kali, dan sa'i, berjalan atau berlari kecil bolak-balik tujuh kali antara Bukit Shafa dan Marwah.
Oleh karena itu, calon jamaah haji disarankan untuk mempersiapkan kondisi fisik dan stamina agar bisa menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
"Kalau kita lihat, kegiatan saat haji itu lebih banyak berjalan. Jadi, stamina harus kuat," kata dosen ilmu kesehatan masyarakat di Universitas Faletehan Serang dokter Rita Ramayulis saat dihubungi ANTARA pada Rabu (1/4/2026).
Dia menyarankan calon jamaah haji mulai mempersiapkan fisik dengan menerapkan pola hidup sehat sejak satu bulan sebelum berangkat ke Tanah Suci di Arab Saudi.
"Pola hidup sehat itu dilatih selama satu bulan ini supaya terbiasa saat di Tanah Suci," kata Rita.
Menurut dia, calon jamaah haji sebaiknya melatih kekuatan dengan rutin berjalan kaki pada pagi atau sore hari serta melakukan latihan ketahanan.




