Kamis 18 Dec 2025 15:05 WIB

Indonesia Bidik Lahan Kampung Haji Dekat Masjidil Haram

Indonesia berhasil masuk dua besar dalam proses lelang.

Jamaah haji Indonesia mengecek koper bagasi mereka sebelum ditimbang di hotel Meezab, Makkah, Arab Saudi, Rabu (11/6/2025).
Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Jamaah haji Indonesia mengecek koper bagasi mereka sebelum ditimbang di hotel Meezab, Makkah, Arab Saudi, Rabu (11/6/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan Indonesia tengah mengikuti proses bidding atau lelang tanah untuk pengembangan Kampung Haji di Arab Saudi.

Rosan menjelaskan dalam proses lelang ini terdapat delapan plot lahan ditawarkan. Dari lahan ini, Indonesia memilih lahan nomor enam yang berlokasi di kawasan Western Hindawiah karena letaknya di tanah yang relatif datar dan strategis.

Baca Juga

"Yang nomor 6 namanya di Western Hindawiah. Itu jaraknya hampir sama 2,5 kilometer dari Masjidil Haram," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, peminat dari lahan tersebut cukup tinggi, yakni sekitar 90 bidder. Namun demikian, Indonesia berhasil masuk dalam dua besar.

Rosan menyampaikan proses lelang yang dilakukan tidak berdasarkan penawaran harga. Harga lahan telah ditetapkan terlebih dahulu oleh otoritas setempat. Penilaian lelang ini dilakukan berdasarkan rencana pengembangan, desain bangunan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

"Proses bidding-nya adalah melalui rencana, gambar, kemudian mengikuti peraturan dan lain-lain dan kita dua besar, alhamdulillah," ujarnya.

Pemenang lelang akan diumumkan secepatnya pada akhir Desember 2025 atau Januari 2026. Rosan berharap Indonesia berhasil mendapatkan lahan tersebut agar jamaah haji dan umrah Indonesia dapat terlayani dengan fasilitas yang jauh lebih baik, lebih layak, dan lebih dekat dibandingkan dengan kondisi saat ini.

"Tentunya ini akan menambah Insya Allah kekhusyukan mereka pada saat melakukan umrah dan haji," kata Rosan.

photo
Infografis Mengurai Antrean Haji: Masa Tunggu Kini Seragam 26 Tahun - (Dok Republika)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement