Kamis 18 Dec 2025 00:03 WIB

Arab Saudi Berpotensi Diguyur Salju dan Badai Petir, Qassim dan Riyadh Waspada

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.

Tenda didirikan di dekat mobil yang diparkir saat salju turun di Provinsi Tabuk, Arab Saudi.
Foto: Mohamed Al Sultan/Reuters
Tenda didirikan di dekat mobil yang diparkir saat salju turun di Provinsi Tabuk, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi memperkirakan kemungkinan besar turun salju di wilayah Qassim dan bagian utara Riyadh pada Kamis (18/12/2025). Cuaca ekstrem terus memengaruhi sebagian besar wilayah Kerajaan.

Prakiraan ini menyusul tiga hari berturut-turut di mana Qassim berada di bawah peringatan merah untuk curah hujan lebat dan risiko banjir.

Baca Juga

NCM mengatakan memantau kondisi atmosfer dengan cermat, mencatat bahwa salju diperkirakan akan mulai turun pada Rabu di dataran tinggi Tabuk dan Hail. Suhu di kedua wilayah tersebut diperkirakan akan turun di bawah nol derajat Celcius.

Pihak berwenang mendesak masyarakat untuk sangat berhati-hati selama cuaca buruk.

Juru bicara NCM, Hussein Al-Qahtani, mengatakan curah hujan yang dialami di Riyadh pada Senin sebagian besar ringan dan terus-menerus (gerimis), dengan beberapa lingkungan mencatat hujan sedang hingga lebat disertai hujan es pada malam hari.

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement