REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang sempat ditunda akibat bencana alam akan kembali dilanjutkan. Pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) untuk daerah terdampak bencana dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember 2025.
“Untuk CAT tingkat daerah terdampak bencana insyaAllah tanggal 19 (Desember), itu sudah terinfo teman-teman wilayah,” ujar Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha saat dikonfirmasi Republika, Rabu (17/12/2025).
Sebelumnya, Kemenhaj menunda pelaksanaan seleksi PPIH di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di tiga provinsi tersebut. Penundaan diputuskan setelah rapat koordinasi pimpinan dan arahan langsung Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan.
“Kami menunda pelaksanaan CAT di Sumut, Sumbar, dan Aceh agar masyarakat fokus pada keselamatan dan pemulihan pascabencana. Doa terbaik kami panjatkan untuk saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut,” ujar Gus Irfan dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025) lalu.
Meski demikian, Kemenhaj menegaskan seleksi PPIH Kloter secara nasional tetap digelar sesuai jadwal pada 4 Desember 2025 di seluruh Indonesia. Penundaan hanya diberlakukan khusus untuk wilayah yang terdampak bencana.
Keputusan melanjutkan seleksi di Sumatera dan Aceh diambil setelah mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan serta koordinasi teknis dengan jajaran daerah. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan aman dan lancar.




