REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan telah mencopot Wakil Presiden untuk Urusan Parlemen, Shahram Dabiri, setelah melakukan perjalanan pribadi yang dinilai mewah saat melawat ke Kutub Selatan selama liburan Tahun Baru Persia (Nowruz) seperti dilaporkan Mehr News.
Dalam dekrit yang dikeluarkan untuk wakil presiden, Shahram Dabiri, pada Sabtu (5/4/2025), presiden mengatakan bahwa setelah meninjau laporan tentang perjalanan Dabiri, ia telah memutuskan untuk memberhentikannya.
Pezeshkian beralasan, mengingat banyaknya kesulitan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat, perjalanan mewah oleh pejabat, bahkan jika ditanggung oleh pendapatan pribadi tidak dapat dibenarkan. Menurut presiden, apa yang dilakukan Dabiri bertentangan dengan gaya hidup sederhana yang diharapkan dari pejabat Iran.
"Persahabatan lama kita dan layanan Anda yang tak ternilai sebagai Wakil Presiden untuk Urusan Parlemen tidak menghalangi prioritas kepatuhan terhadap kejujuran, keadilan, dan janji-janji yang dibuat kepada rakyat," kata Pezeshkian.
Pada hari yang sama, juru bicara Pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengatakan keputusan Presiden Pezeshkian menunjukkan bahwa ia tidak memiliki pakta persaudaraan dengan siapa pun. Mohajerani menegaskan, kriteria yang ditetapkan adalah keberhasilan, keadilan, kejujuran, dan kepentingan publik.
