REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK --Tujuan utama setan mengganggu dan menggoda anak Adam dan keturunannya yaitu karena setan tidak pernah mau mematuhi Allah SWT.
Karena itu, setan ingin membuktikan bahwa mereka lebih baik daripada Adam dan keturunan dengan menjerumuskannya pada perkara yang bertentangan dengan perintah Allah SWT. Allah SWT berfirman:
إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلَّا إِنَاثًا وَإِنْ يَدْعُونَ إِلَّا شَيْطَانًا مَرِيدًا لَعَنَهُ اللَّهُ ۘ وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبَادِكَ نَصِيبًا مَفْرُوضًا وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ الْأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُبِينًا يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيهِمْ ۖ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلَّا غُرُورًا
"Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka, yang dilaknati Allah, dan setan itu mengatakan, 'Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya), dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak).
Lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya'. Siapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka." (QS An-Nisa: 117-120)
Seorang Muslim bisa terhindar dari godaan setan jika mengikuti beberapa hal yang akan menyelamatkannya. Dia akan mampu menghadapinya dengan kekuatan dan ketegasan, dan dia akan berdiri di hadapan setan dengan kuat sampai Allah SWT menyingkirkan setan tersebut.
Dan kalau pun seorang Muslim menerima ajakan beberapa ajakan setan, dia akan segera kembali taat pada Allah SWT dengan meminta ampun dan bertobat pada-Nya.
Bagaimana pun, godaan setan itu tidak terbatas pada hal-hal tertentu saja. Setiap menggoda anak Adam untuk mengikuti ajakannya, setan selalu menggunakan rasionalisasi hingga yang digodanya itu terjerumus ke dalam jebakannya.
Jika gagal, setan akan menggunakan cara lain untuk menggodanya kembali sampai tujuannya tercapai. Nabi Muhammad SAW, pun memerintahkan umatnya untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan. Allah SWT berfirman:
وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ "Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Mahamendengar lagi Mahamengetahui." (QS. Fushilat: 36)
Rasulullah SAW menyampaikan cara agar terbebas dari godaan setan. Rasulullah SAW bersabda:
يأتي الشَّيطانُ أحدَكُم فيقولَ: مَن خلقَ كذا وَكَذا؟ حتَّى يَقولَ لَهُ: مَن خلقَ ربَّكَ؟ فإذا بلغَ ذلِكَ، فليَستَعِذْ بالله ولينتَهِ، وفي رواية فمن وجد من ذلك شيئاً فليقل آمنت بالله
Setan mendatangi salah satu dari kalian dan berkata, 'Siapakah yang menciptakan ini dan itu?', lalu dia (setan) berkata kepadanya, 'Siapakah yang menciptakan Tuhanmu?' Maka apabila ini terjadi, hendaklah berlindung kepada Allah SWT." Dalam sebuah riwayat, Nabi SAW menyampaikan, "Katakan aku beriman kepada Allah SWT." (HR Muslim, dalam Shahih Muslim, dari jalur Abu Hurairah)
Sumber: