Senin 22 Jan 2024 20:33 WIB

Perempuan Ini Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New Jersey, AS

Dia adalah perempuan yang memiliki darah keturunan dari India dan Mesir.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Eman El-Badawi terpilih sebagai wali kota Muslim pertama di Cranbury, New Jersey, AS. Dia adalah perempuan yang memiliki darah keturunan dari India dan Mesir.
Foto: About Islam
Eman El-Badawi terpilih sebagai wali kota Muslim pertama di Cranbury, New Jersey, AS. Dia adalah perempuan yang memiliki darah keturunan dari India dan Mesir.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW JERSEY -- Eman El-Badawi terpilih sebagai wali kota Muslim pertama di Cranbury, New Jersey, AS. Dia adalah perempuan yang memiliki darah keturunan dari India dan Mesir.

El-Badawi mengatakan, dia sebetulnya tidak bermaksud untuk mencetak sejarah sebagai wali kota Muslim pertama di Cranbury, New Jersey. "Saya tidak bermaksud menjadi yang pertama dalam hal apa pun," katanya kepada Central Jersey, dilansir About Islam, Senin (22/1/2024).

Baca Juga

"Saya tahu jika saya tidak melihat siapa pun yang mirip dengan saya, saya akan menjadi orang pertama. Setidaknya yang terlihat seperti saya yang berhijab dan jelas tidak berasal dari etnis yang sama dengan orang-orang sebelum saya," tambahnya.

Dalam pertemuan yang digelar pada 2 Januari 2024, El-Badawi dilantik oleh mantan Anggota Dewan Sadaf Jaffer, dan resmi menjadi Wali Kota Cranbury untuk 2024. "Saya baru saja bertekad untuk melayani kota saya dengan kapasitas yang lebih besar dari sebelumnya," katanya.

 

"Jadi, ketika semua orang mulai berbicara kepada saya tentang, 'Oh, Anda akan menjadi walikota perempuan bercadar Muslim pertama di Mesir,' mereka kehilangan saya setelah kata pertama, dan saya pikir, Anda tahu, ini bukan untuk saya, tetapi (untuk) orang lain," tuturnya.

Namun, ini bukan pertama kali El-Badawi mencetak sejarah. Dia pertama kali membuat sejarah di Cranbury setelah memenangkan masa jabatan tiga tahun di Komite Kota tersebut pada November 2021.

Pada 2023, ia menjadi orang Muslim, India, dan Mesir pertama yang menjabat sebagai wakil walikota. Bagi dirinya sendiri, tujuannya adalah menjadi pemimpin Cranbury yang memadai dan sukses.

"Saya tidak pernah berkampanye sebagai kandidat Muslim. Saya tidak pernah berkampanye sebagai kandidat untuk keberagaman. Saya berkampanye sebagai orang Cranbury. Itulah ruang yang saya nikmati dan ingin saya tempati," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement