Senin 06 Nov 2023 19:15 WIB

Baznas Menerima Bantuan Palestina Rp 907 Juta dari Rumah Yatim dan Baznas Tangsel

Bantuan merupaya upaya diplomasi Baznas meringankan beban rakyat Palestina.

Rep: Mabruroh/ Red: Gita Amanda
Baznas Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina dari Rumah Yatim Indonesia di gedung Baznas RI, Senin (6/11/2023).
Foto: Republika/Mabruroh
Baznas Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina dari Rumah Yatim Indonesia di gedung Baznas RI, Senin (6/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menerima bantuan kemanusiaan Palestina sebesar Rp 400 juta melalui dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Rumah Yatim Indonesia. Baznas juga menerima bantuan kemanusiaan Palestina sebesar Rp 507 juta dari Baznas Tangerang Selatan (Tangsel).

Donasi kemanusiaan ini diterima Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan di Aula Achmad Subianto Gedung Baznas RI, Jakarta, Senin (6/11/2023). "Kami berterima kasih kepada LAZ Rumah Yatim. Ini bukan bantuan pertama kepada Palestina. Kita juga selalu mengirim bantuan kepada Palestina, tapi memang untuk saat ini fokus kita ke Jalur Gaza," kata Rizaludin, di gedung Baznas pada Senin (6/11/2023).

Baca Juga

Menurut Rizaludin, bantuan kemanusiaan yang akan disalurkan untuk Palestina merupakan upaya diplomasi kemanusiaan yang dilakukan Baznas untuk meringankan beban rakyat Palestina.

"Lewat diplomasi kemanusiaan ini, kami juga menyerukan Israel untuk menghentikan agresinya ke Palestina, sehingga kami bisa menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Mudah-mudahan ini bisa membantu, jadi sekecil apa pun bisa membantu masyarakat di Gaza," katanya.

Rizaludin berharap, serangan Israel ke Palestina segera dihentikan sehingga bantuan yang masuk bisa dimanfaatkan untuk membangun fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, tempat ibadah, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Direktur LAZ Rumah Yatim Indonesia, Nugroho Bejo Wismono mengatakan, bantuan kemanusiaan untuk Palestina adalah bentuk solidaritas bagi masyarakat Palestina yang menderita karena konflik berkepanjangan. "Mudah-mudahan konflik di Palestina segera berakhir. Bukan hanya konfliknya saja, tetapi juga bangsa Palestina mendapatkan haknya untuk merdeka," kata Nugroho.

Menurut Nugroho, bantuan kemanusiaan untuk Palestina dari LAZ Rumah Yatim Indonesia bukan yang pertama maupun yang terakhir. Bantuan kemanusiaan ini kata dia, akan terus digalang hingga Palestina mendapatkan haknya menjadi negara yang bebas dan merdeka.

"Ini bukan pertama kali kami melakukan penghimpunan karena memang tragedi yang terjadi di Palestina bukan yang pertama kali. Kami berterima kasih kepada Baznas RI karena memfasilitasi penyerahan bantuan kepada masyarakat Palestina," ujar Nugroho.

Nugroho berharap bantuan yang disalurkan melalui Baznas RI mampu meringankan beban masyarakat Palestina, sehingga roda kehidupannya kembali normal. "Mudah-mudahan dari apa yang disampaikan ini bisa mendorong masyarakat Indonesia yang lain untun membantu masyarakat Palestina, sehingga mereka bisa melanjutkan kehidupan seperti sedia kala," tambahnya.

photo
BAZNAS Kota Tangsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina Sebesar Rp 507 Juta Melalui BAZNAS RI, di kantor Baznas RI, Jakarta, Senin (6/11/2023). - (Republika/Mabruroh)

 

Baznas Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp 507 juta, melalui Baznas RI sebagai wujud solidaritas untuk membantu korban kemanusiaan di Palestina.

"Alhamdulillah, saat ini sudah ada 20 Baznas daerah yang menyalurkan dananya membantu masyarakat Palestina. Kami memastikan semua dana yang dititipkan ini tidak dipotong sedikit pun," kata Rizaludin.

Rizaludin merinci, Baznas akan mengirim bantuan kemanusiaan dalam beberapa tahap untuk membantu masyarakat Palestina. Tahap pertama adalah bantuan pada fase darurat, sementara tahap selanjutnya untuk fase pemulihan dan rekonstruksi.

"Bantuan kemanusiaan ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk membangun fasilitas-fasilitas umum, rumah-rumah sehingga bisa ada komplek Baznas atau Indonesia untuk tempat tinggal atau fasilitas umum di Gaza. Ini adalah dari dana masyarakat Indonesia," katanya.

Rizaludin mengajak seluruh Baznas Provinsi/Kota/Kabupaten terus melanjutkan gerakan kemanusiaan dan solidaritas untuk membantu Palestina. "Membantu Palestina merupakan tugas tambahan untuk menjadikan zakat sebagai diplomasi kemanusiaan internasional, menjadi alat diplomasi kemanusiaan umat Islam Indonesia," tandasnya.

Ketua Baznas Kota Tanggerang Selatan, Mohammad Subhan, menyampaikan, donasi kemanusiaan yang diberikan merupakan wujud solidaritas dari masyarakat Tangerang Selatan untuk membantu Palestina.

"Mudah-mudahan bantuan kemanusiaan ini menjadi awal yang baik untuk kita menggali terus semangat masyarakat dalam membantu korban kemanusiaan di Palestina," kata Subhan.

Subhan berharap, bantuan kemanusiaan ini menjadi keberkahan, dorongan, dan doa bagi warga Palestina dalam upaya mempertahankan kehidupannya, kemanusiaanya, serta mempertahankan negaranya. "Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk berdonasi dan mendoakan keselamatan warga Palestina yang masih berada di bawah serangan Israel," katanya.

Baznas bekerja sama dengan sejumlah mitra, Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan perusahaan dalam menggalang bantuan untuk Palestina. Dari mitra retail antara lain JSIT Indonesia Rp 2 miliar, Yayasan Al-Bahjah Cirebon  Rp 1,24 miliar, Syafana Islamic School Rp 168 juta, Pemerintah Kota Tidore Rp 138 juta, Bupolo Muslim United Rp 127 juta, Ponpes Attaqwa Putri Bekasi, Rusydatul Ummah, Korikawati Rp 100 juta, Badan Wakaf Indonesia Rp 100 juta, SD & SMP Generasi Rabbani Rp 17 juta, MI Daarusshofa Rp 11 juta, Persatuan Orang Tua Siswa SCB (POSS) Rp 9 juta, Masjid Savana Ardea Rp 8 juta, Balai PSDA Serayu Citanduy Rp 5 juta, KRL Mania Rp 1 juta, Masjid Shoutul Quran Rp 2,1 juta, Masjid Gama Insani Tower Rp 2 juta, dan Masjid Wisma KEAIA Rp 1,8 juta. 

Sementara kemudian Baznas Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 150 juta, Baznas Kabupaten Kepulauan Selayar Rp 120,814 juta, Baznas Kabupaten Seram Bagian Timur Rp 100.100.000, Baznas Provinsi Papua Barat Rp 84.505.000, Baznas Kota Yogyakarta Rp 75 juta, Baznas Bone Rp 52.769.500, Baznas Cianjur Rp 50 juta, Baznas Hulu Sungai Tengah Rp 38.410.500, Baznas Sumbawa Barat Rp 15 juta, Baznas Bantul Rp 10 juta, Baznas Lombok Utara Rp 10 juta, Baznas Kepulauan Pangkal pinang Rp 5 juta, Baznas Tanah Laut Rp 5 juta, Baznas Banggai Laut Rp 5 juta, serta Baznas Kota Cimahi Rp 2,5 juta. 

Tidak hanya itu, dari mitra digital terdiri dari Kitabisa.com, Salam Setara Foundation, Ayobantu.com, Bersedekah.com, Carats Indonesia, dan LinkAja Syariah. Untuk mitra perusahaan terdiri atas PT Paragon Innovation and Technology, sementara mitra luar negeri dari PPIM. 

Adapun mitra LAZ yang menyerahkan donasi Membasuh Luka Palestina di antaranya, Laznas Sidogiri Rp 600 juta, Laznas Lembaga Manajemen Infak Ukhuwah (LMI) Rp 250 juta, Laznas Rumah Zakat Indonesia Rp 200 juta, Laznas Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) Rp 200 juta, Laznas Inisiatif Zakat Indonesia Rp 100 juta, LAZ Provinsi Yayasan Al Hilal Rancapanggung Rp 100 juta, LAZ Kab/Kota Cahaya Quran Rabbani Rp 100 juta, LAZ Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah Rp 100 juta, LAZ Provinsi Zakat Sukses Rp 50 juta, Laznas Mandiri Amal Insani Rp 20 juta, LAZ Nashirussunnah Permata (Yashiruna) Rp 17 juta.

Baznas mengajak masyarakat Indonesia untuk berdonasi dan mendoakan keselamatan warga Palestina yang masih berada di bawah serangan Israel. Bantuan dapat disalurkan melalui link baznas.go.id/sedekahduniaislam atau transfer ke rekening BSI 100.426.6893.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement