Rabu 01 Nov 2023 13:09 WIB

Boikot Produk Israel, Komunitas Muslim Inggris Rilis 140 Merek Pendukung Israel

Cendekiawan Muslim semakin mendesak untuk menghindari merek pendukung Israel.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Produk Israel yang dipasarkan di Dubai, UEA
Foto: Arab News
Produk Israel yang dipasarkan di Dubai, UEA

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Islamic Information Foundation, yang berbasis di Inggris, menyebut ada 140 merek populer di dunia yang termasuk dalam kampanye boikot terhadap perusahaan-perusahaan yang mendukung agresi Israel atas warga Palestina di Gaza.

Seratusan merek populer tersebut diterbitkan dalam sebuah laporan, sebagaimana dilansir Al Araby, Selasa (31/10/2023) waktu setempat. Kampanye boikot ini terjadi saat diskusi meningkat di seluruh dunia mengenai boikot produk dan merek yang mendukung perekonomian pendudukan Israel.

Baca Juga

Para cendekiawan Muslim semakin mendesak mereka untuk menghindari merek pendukung Israel, dan mempertimbangkan hubungan dan pentingnya Masjid Al Aqsa yang terletak di Palestina.

Seruan untuk memboikot produk atau perusahaan Israel yang mendukung negara pendudukan telah menjadi topik hangat di banyak negara. Ribuan warga Palestina menjadi martir akibat agresi yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

 

Banyak merek yang merupakan merek umum dan kemungkinan setiap umat Muslim dan negara-negara Arab mungkin pernah menggunakannya setidaknya sekali. Namun, ada banyak merek yang mungkin belum pernah didengar oleh sebagian besar orang sebelumnya.

Berikut adalah daftar perusahaan besar yang dianggap merupakan pendukung kuat pendudukan yang dilakukan Israel.

Muslim Inggris Rilis 140 Merek Populer Dukung Agresi

1. AOL

2. Actimel

3. Activia

4. Adidas

5. Aero

6. Aesop

7. Ahava

8. Alpro

9. American Crew

10. American Eagle

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement