Selasa 31 Oct 2023 22:18 WIB

Santri Pesantren Darul Ummah Antusias Ikuti Tasmi' Hafalan 30 Juz Alquran

Santri pesantren Darul Ummah giatkan hafalan Alquran.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Erdy Nasrul
Pondok Pesantren Modern dan Tahfizh Darul Ummah menyelenggarakan acara Tasmi Hafalan 30 Juz Al-Quran selama dua hari yaitu 28-29 Oktober 2023.
Foto: Dok. Pesantren Darul Ummah
Pondok Pesantren Modern dan Tahfizh Darul Ummah menyelenggarakan acara Tasmi Hafalan 30 Juz Al-Quran selama dua hari yaitu 28-29 Oktober 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pondok Pesantren Modern dan Tahfizh Darul Ummah, Dr KH Fahruroji Awab Lc MA menyampaikan, kegiatan Tasmi' Hafalan 30 Juz Al-Qur'an selama dua hari yaitu 28-29 Oktober 2023 ibarat proses dalam menyelesaikan program doktor.

Untuk menyelesaikan program doktor ada ujian sidang promosi doktor tertutup dan terbuka. "Santri yang sudah selesai hafalannya 30 juz itu juga seperti halnya mengikuti sidang promosi doktor tertutup," jelasnya.

Baca Juga

Bagi santri yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran, maka tasmi hafalan Alqurannya hanya dengan guru pembimbing tahfidznya. Dites kekuatan hafalannya dan ketepatan bacaannya baik makhraj maupun tajwidnya.

"Mereka dites dalam kegiatan tasmi' tertutup antara santri yang sudah selesai 30 juz Alquran dengan guru pembimbingnya," ujar Kiai Fahruroji.

 

Setelah selesai tasmi' tertutup dengan guru pembimbingnya, dan dinyatakan hafalannya baik dan kuat, bacaannya benar baik makhraj maupun tajwidnya, barulah kemudian dilaksanakan tasmi' terbuka. Tasmi' terbuka dilaksanakan selama dua hari selama terus-menerus dengan bacaan murottal.

"Dihafal dengan bacaan murottal sehingga memang agak lama selama dua hari atau dua malam satu hari setengah, karena bacaannya adalah bacaan murottal," kata Kiai Fahruroji.

Dia menjelaskan, pada tasmi' terbuka ini tidak hanya ada guru pembimbingnya, tetapi juga pihak lain di mana turut diundang, misalnya beberapa pimpinan pondok pesantren, wali santri dan undangan lainnya. Ini untuk menyaksikan bersama kegiatan tasmi' bagi santri yang sudah selesai hafalan 30 juz Alquran. Dalam tasmi' terbuka itu, ada beberapa pertanyaan dalam bentuk sambung ayat.

"Ada lima pertanyaan dari undangan itu yang mampu dijawab semuanya oleh santri dengan benar semuanya. Ini berarti hafalan santri ini, dengan kegiatan tasmi' ini, mereka hafal Alquran dengan baik dan benar, baik itu makhraj dan tajwidnya. Kuat hafalannya atau mutqin," jelasnya.

Kiai Fahruroji mengatakan, Tasmi' 30 Juz Alquran ini bertujuan untuk menguji kekuatan hafalan dan ketepatan bacaan Alquran santri yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran. "Diuji bagaimana penguasaan santri, apakah sudah kuat dan benar melalui dua tahapan tadi, tertutup dan terbuka," terangnya.

Ada dua peserta atau santri yang mengikuti acara Tasmi' Hafalan 30 Juz Alquran itu. Jumlah ini karena memang baru dua santri yang sudah selesai hafalan 30 juz Alquran sehingga pihak pesantren mengadakan Tasmi' ini hanya untuk dua santri.

"Mereka berdua sangat luar biasa mempersiapkan Tasmi terbuka ini melalui guru pembimbingnya. Dites hafalan Alqurannya mereka antusias menyiapkan dari juz 1 sampai 30. dan ketika tasmi terbuka kepada khalayak banyak para tamu undangan, mereka lebih bersemangat lagi dan antusias," tuturnya.

Bahkan santri-santri yang lain juga sangat antusias mengikuti kegiatan Tasmi' Hafalan 30 Juz Alquran. "Saya lihat mereka pada hari pertama setelah acara Tasmi', alhamdulillah santri-santri yang lain lebih bersemangat dalam menghafal Alquran," kata Kiai Fahruroji.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement