Senin 18 Sep 2023 08:50 WIB

Pengusaha Muslim Berdayakan Produk Lokal dan Bantu UMKM

HNI kini telah tumbuh bersama lebih dari 5 juta mitra, termasuk UMKM.

Rep: Muhyiddin/ Red: Erdy Nasrul
UMKM halal bermitra dengan banyak pihak, termasuk HNI.
Foto: Tahta Aidilla/Republika
UMKM halal bermitra dengan banyak pihak, termasuk HNI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pengusaha Muslim, Agung Yulianto, berhasil terjun ke dalam dunia bisnis jaringan halal di Indonesia, yang fokus pada produk-produk herbal. Direktur Utama Halal Network International (HNI) ini juga telah memberdayakan produk lokal dan membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Dalam perayaan Milad ke-11 HNI yang digelar di SICC Bogor pada Ahad (17/9/2023), dia pun menceritakan tentang perjalanan panjang perusahaannya. Menurut dia, perjalanan HNI dimulai pada 2012 dengan nama Herba Penawar Al Wahida.

Baca Juga

Menurut dia, semangat para pendiri perusahaan tersebut tidak pernah surut. Mereka terus mengembangkan perusahaan meskipun dimulai hanya dengan dua produk. Dalam 11 tahun perjalanan yang penuh perjuangan, akhirnya HNI pun berhasil menghadirkan ratusan produk.

Dia mengatakan, HNI kini telah tumbuh bersama lebih dari 5 juta mitra dan memiliki 200 ribu jaringan Halal Mart. Mereka telah berhasil menghadirkan 100 produk halal berkualitas yang dikonsumsi dalam negeri.

Agus mengatakan, HNI tidak hanya berkomitmen pada produk halal, tetapi juga pada kontribusinya terhadap Indonesia. Menurut dia, transformasi digital telah menjadi pendorong akselerasi perusahaan ini, termasuk layanan HNI Chatbot atau HALO HNI yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan.

Menurut dia, layanan tersebut memudahkan mitra dan masyarakat untuk mendapatkan produk halal berkualitas dari HNI. “Perusahaan ini telah membantu banyak orang, khususnya UMKM, seperti PT Adev Natural Indonesia, yang jumlah karyawannya berkembang pesat dari 20 menjadi 200 orang berkat kerja sama dengan HNI," ujar dia pada Ahad (17/9/2023).

Agung Yulianto juga mengingatkan tentang potensi besar ekonomi Muslim di dunia yang terus tumbuh. Dengan populasi Muslim yang mencapai 1,8 miliar jiwa, menurut dia, pertumbuhan ini membawa dampak positif pada perkembangan ekonomi.

Melalui perusahaan Agung Yulianto, setiap tahunnya telah menyumbang pajak sebesar Rp 150 miliar dan memberdayakan lebih dari 5,2 juta mitra HNI di seluruh dunia. "Perusahaan kami terus berupaya memperluas pasar dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ucap Agung.

Di momentum Milad ke-11 HNI, dia pun berharap dapat menjadi kebanggaan Indonesia dan terus berkontribusi pada perkembangan produk lokal serta pemberdayaan UMKM.

“Momentum Milad 11 HNI diharapkan menjadi salah satu pemantik untuk melanjutkan dan mempercepat upaya penetrasi dan akselerasi bisnis HNI ke pasar baru yang lebih luas dan lebih besar, sehingga HNI semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dan Kami berharap HNI dapat menjadi kebanggan indonesia,” kata Agung.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement