Rabu 12 Apr 2023 00:01 WIB

Di Tengah Ramadhan, Warga Biadab Tikam Imam Sholat Sedang Khusyu Sujud di New Jersey AS

Warga penikam imam sholat bernama Serof Zorba.

Aksi penikaman imam masjid di Jersey
Foto: Twitter
Aksi penikaman imam masjid di Jersey

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aksi ekstremisme semakin parah ditunjukkan orang Barat. Tak sekedar mengejek, mencaci maki, dan memfitnah. Kini para ekstremis secara terang-terangan hendak membunuh Muslim, seperti yang dilakukan Serof Zorba (32 tahun) di Masjid Omar, Paterson, New Jersey Amerika Serikat pada Ahad (9/4/2023).

Berdasarkan rekaman CCTV, tampak jamaah berbaris dalam lima saf sedang khusyuk melaksanakan sholat shubuh. Mereka melaksanakan rakaat pertama sholat. Nah pada saat itidal hendak sujud. Datanglah Zorba mengenakan penutup kepala dan sweeter berwarna cerah melangkahi saf demi saf hingga sampai ke imam yang sedang sujud. Kemudian menikamnya.

Baca Juga

Aksi itu mengakibatkan puluhan orang terpaksa membatalkan sholat dan melumpuhkan Zorba. 

Polisi kemudian datang ke tempat kejadian perkara, mengamankan Zorba, menersangkakannya dengan pasal percobaan pembunuhan. Kemudian juga melakukan olah tempat kejadian perkara.

Walikota Andre Sayegh dari Paterson mencatat data imam tersebut. Namanya Sayed Elnakib. Jaksa mengatakan bahwa imam yang berusia 65 tahun itu mengalami luka tusukan. Sang imam menjalani perawatan di Pusat Medis Universitas St Joseph.

Anggota masyarakat, Sikander Khan, seorang pegawai kota Paterson yang merupakan salah satu ketua kaukus Muslim dari Komite Negara Demokratik New Jersey, mengatakan bahwa sang imam Elnakib menjalani operasi medis. Kondisinya stabil, tetapi mengalami kerusakan hati.

Penyerang pernah dating ke masjid untuk beribadah sebelumnya, tapi orang itu tidak dikenal jamaah lain yang aktif beribadah di sana. “Tidak ada yang benar-benar mengenalnya,” kata Khan. Pihaknya juga tidak mengetahui apa motif si pelaku.

“Dia akan masuk dan duduk terisolasi dari orang lain dan tidak benar-benar berkomunikasi dengan siapa pun,” tambah Mr. Khan. “Kami sangat bingung dan bingung mengapa dia melakukan hal seperti itu. Doa kami bersama imam dan keluarganya dan semoga dia cepat sembuh.”

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement