Kamis 09 Mar 2023 20:07 WIB

Kemenag Resmikan Lima Kampung Zakat di Sulawesi Barat

Kampung Zakat akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat

Kementerian Agama (Kemenag) kembali meresmikan lima Kampung Zakat yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Barat, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Menteri Agama (Wameneg) Zainut Tauhid Saadi.
Foto: Dok Kemenag
Kementerian Agama (Kemenag) kembali meresmikan lima Kampung Zakat yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Barat, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Menteri Agama (Wameneg) Zainut Tauhid Saadi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) kembali meresmikan lima Kampung Zakat yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Barat, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Menteri Agama (Wameneg) Zainut Tauhid Sa'adi.

Kelima desa tersebut antara lain Desa Bone Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene; Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju; Desa Batupanga Da'ala, Kecamatan Luto, Kabupaten Polewali Mandar; Desa Saluaho, Kecamatan Mehalaan; dan Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu.

Baca Juga

"Kampung Zakat di Sulawesi Barat ini merupakan hasil sinergi Kemenag dengan beberapa institusi, antara Baznas, pemerintah daerah, dan juga Yayasan Assalam Fil Alamin," ujar Wamenag Zainut dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (9/3/2023).

Wamenag Zainut mengatakan zakat adalah bagian penting dari perjuangan Indonesia dalam pembangunan nasional. Menurutnya, banyak pembangunan yang bersumber dari zakat.

Ia menilai Indonesia telah mempraktekkan tata kelola dana sosial keagamaan yang efektif berperan dalam pembangunan. "Pembangunan nasional bidang agama diwujudkan, salah satunya melalui pemanfaatan dana sosial keagamaan dalam mendukung tercapainya target pembangunan," kata dia.

Program Kampung zakat telah digulirkan Kemenag dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini merupakan bentuk nyata Kemenag dalam upaya membangun pemerataan ekosistem zakat berbasis kolaborasi.

"Melalui kolaborasi ini diharapkan dapat memantik lahirnya program-program lain berbasis zakat dalam memajukan perekonomian masyarakat," kata Wamenag.

Hingga awal Januari 2023 terdapat sekitar 514 Kampung Zakat yang tersebar di seluruh Indonesia. Menteri Agama (Menag)Yaqut Cholil Qoumas berharap sepanjang 2023 terdapat 1.000 Kampung Zakat.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement