Senin 06 Mar 2023 18:20 WIB

Pasien Melonjak, RBC Hadirkan Ambulans Tambahan Bagi Ibu Hamil Dhuafa

Permata Bank dan donatur hadirkan tambahan ambulans bagi RBC

Tercatat 37 donatur turut menitipkan rezekinya untuk digunakan keperluan layanan ambulans gratis di Rumah Bersalin Cuma-Cuma. Tak hanya itu, RBC juga mendapat dukungan dari Permata Bank Syariah untuk hadirkan ambulans dengan donasi sejumlah 150 juta rupiah. Berkat dukungan ini, RBC dapat menghadirkan ambulans tambahan dalam kurun waktu kurang dari setahun.
Foto: dok RBC
Tercatat 37 donatur turut menitipkan rezekinya untuk digunakan keperluan layanan ambulans gratis di Rumah Bersalin Cuma-Cuma. Tak hanya itu, RBC juga mendapat dukungan dari Permata Bank Syariah untuk hadirkan ambulans dengan donasi sejumlah 150 juta rupiah. Berkat dukungan ini, RBC dapat menghadirkan ambulans tambahan dalam kurun waktu kurang dari setahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak 2021 Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) telah menerima pasien sebanyak 1.950 orang dari kalangan ibu dhuafa. Jumlah ini meningkat dari dua tahun sebelumnya yakni menerima sekira 1712 pasien. Hal ini sedikit banyak mempengaruhi pelayanan gratis yang diberikan termasuk layanan ambulans gratis. 

Sudah 18 tahun berdiri, RBC konsisten memberikan layanan gratis untuk ibu dhuafa. Mulai dari masa kehamilan, hari persalinan hingga anak usia 2 tahun. Hal ini tak lepas dengan pemberian layanan antar jemput gratis untuk para pasien yang membutuhkan. Ambulans gratis digunakan untuk keperluan pasien yang tidak memiliki biaya mobilitas, ataupun digunakan untuk merujuk pasien ke rumah sakit terdekat.

Sejak kenaikan pasien di Rumah Bersalin Cuma-Cuma, mobilitas ambulans pun semakin meningkat. Ditambah dengan kegiatan aksi kesehatan RBC Sapa Warga berkeliling area Bandung Raya semakin menambah aktivitas ambulans. Melihat keadaan tersebut, RBC berupaya menambah armada agar kebutuhan mobilitas dapat terpenuhi dengan maksimal.

Manager Operasional RBC, Dewi Lestari mengamini keadaan tersebut, “karena pasien yang semakin banyak, armada tambahan ini diperlukan untuk memudahkan mobilisasi member RBC lintas wilayah mendapatkan pelayanan kegawatdaruratan di RBC maupun Rumah Sakit,” ungkapnya.

RBC bahu membahu bersama donatur

Dalam pengadaan armada tambahan ini tak lepas dari dukungan para donatur yang menitipkan donasinya di Rumah Bersalin Cuma-Cuma. Usai mengetahui pelayanan ambulans gratis tersendat karena terbatasnya armada sedangkan kebutuhan yang diperlukan  tinggi, para donatur bahu membahu memberikan donasi untuk bantu mempercepat kehadiran armada tambahan ini.

Tercatat 37 donatur turut menitipkan rezekinya untuk digunakan keperluan layanan ambulans gratis di Rumah Bersalin Cuma-Cuma. Tak hanya itu, RBC juga mendapat dukungan dari Permata Bank Syariah untuk hadirkan ambulans dengan donasi sejumlah 150 juta rupiah. Berkat dukungan ini, RBC dapat menghadirkan ambulans tambahan dalam kurun waktu kurang dari setahun. 

“Saya titip sedikit rezeki untuk ambulans tambahan RBC, semoga berkah dan bermanfaat untuk para penerimanya,” ujar salah satu donatur, Entin Jubaedah.

Senada dengan Entin, Dewi berharap ambulans ini dapat memberikan manfaat lebih dan menyebarkan kebaikan lebih luas. “Kami menghimpun donasi dan mengajak mitra institusi untuk membantu meringankan pengadaan, harapannya semoga ambulans tambahan ini dapat mengurangi resiko terlambat dalam mendapatkan pelayanan kegawatdaruratan dan tentunya bermanfaat bagi para penerima manfaat yaitu pasien kami” ujarnya.

Pengadaan ini diresmikan dengan digelarnya serah terima ambulans yang dihadiri oleh Unit Pengelola Zakat Bank Permata Syariah pada Jum’at (3/3) di Rumah Bersalin Cuma-Cuma Jalan Holis, Bandung. Dalam sambutannya Habibullah sebagai Ketua UPZDK Bank Permata Syariah mengungkapkan rasa terharunya dengan hadirnya ambulans ini. 

“Alhamdulillah, dana kebajikan ini berasal dari keuntungan yang didapat bank Permata Syariah dari masyarakat kembali ke masyarakat. Bantuan yang sedikit ini semoga bisa bantu ibu hamil di RBC ini” ujarnya.

Kini ambulans tambahan RBC telah beroperasi menjemput dan mengantar pasien ibu dhuafa, diharapkan ambulans ini dapat menciptakan perjalanan aman tanpa harus khawatir dengan biaya yang perlu dikeluarkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement