Kamis 05 Jan 2023 10:23 WIB

Pria tak Dikenal Coba Masuk Masjid Quebec

Komunitas muslim Montreal terguncang.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
 Pria tak Dikenal Coba Masuk Masjid Quebec. Foto:  Islamofobia (ilustrasi)
Foto: Bosh Fawstin
Pria tak Dikenal Coba Masuk Masjid Quebec. Foto: Islamofobia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,MONTREAL -- Komunitas Muslim di Montreal terguncang setelah seorang pria mencoba memasuki Pusat Islam Verdun saat sholat Jumat (30/12/2022) lalu.

Sebuah video dari kamera pengintai yang diunggah di media sosial menggambarkan pria itu berlari melintasi Verdun St. mengikuti dua jamaah ke dalam masjid, tetapi tidak bisa membuka pintu. Dia tampak mengatakan sesuatu sambil mengarahkan jarinya ke arah orang-orang di dalam sebelum pergi.

Baca Juga

"Jamaah kami tidak memberinya akses. Dia ingin masuk ke dalam dengan paksa, tapi mereka menghentikannya (dengan menutup pintu)," ujar juru bicara pusat dan koordinator komunikasi untuk Asosiasi Muslim Kanada di Quebec, Samer Elniz, dikutip di Canoe, Kamis (5/1/2023).

Masalah ini sedang diselidiki oleh unit insiden kebencian dan kejahatan kebencian polisi Montreal, yang dikenal sebagai Module des incidents et des crime haineux. Hal ini dikonfirmasi oleh juru bicara polisi Julien Lévesque, Rabu (4/1/2023).

"Hanya itu informasi yang kami miliki saat ini. Dengan tujuan untuk tidak mempengaruhi proses penyelidikan, kami membatasi diri untuk itu," kata dia.

Elniz mengatakan insiden itu membuat takut masyarakat. Terlebih saat mengingat peringatan penembakan masjid Kota Quebec sebentar lagi, yang mana enam Muslim dibunuh oleh seorang pria bersenjata pada 29 Januari 2017.

Pihak komunitas Muslim disebut tidak tahu persis apa niat pria tersebut jika diizinkan masuk ke dalam masjid. Mengingat hari itu adalah Jumat terakhir di 2022, banyak orang datang ke masjid karena liburan dan membuat mereka takut.

Pihak masjid pun disebut akan terus mengikuti masalah ini dengan kepolisian. Mereka berharap polisi bisa membawa orang ini ke pengadilan.

Forum Muslim Kanada (CMF) menyatakan kecaman dan keterkejutan atas insiden ini. Dalam sebuah pernyataan, mereka menyerukan agar komunitas Muslim tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan.

"'Agresor' telah melontarkan ancaman dan penghinaan terhadap warga beragama Islam dan Nabi Muhammad juga. Islamophobia membuktikan dirinya sebagai bentuk kebencian yang sangat keras dan ekstrem," ucap mereka.

Lebih lanjut, mereka menyebut penundaan dalam penanganan fenomena seperti itu memiliki implikasi berbahaya bagi keamanan dan keharmonisan masyarakat secara keseluruhan.

CMF juga meminta pihak berwenang untuk menangani masalah ini dengan serius dan cepat, sekaligus memastikan masjid dan pusat lainnya dilindungi di Quebec.

Menteri Kehakiman Federal David Lametti, yang mewakili LaSalle—Émard—Verdun, turun ke media sosial sehari setelahnya untuk memberikan komentar. Ia menyebut insiden itu tidak dapat diterima dan menjijikkan.

"Islamofobia tidak memiliki tempat di komunitas kami, atau di mana pun di Kanada. Hati saya tertuju pada komunitas Muslim Verdun. Jika Anda terkena dampaknya, jangan ragu untuk meminta bantuan. Sumber daya tersedia dan kami akan berada di sana untuk mendukungmu," tulisnya.  

Sumber:

https://canoe.com/news/local-news/muslims-shaken-after-man-tries-to-force-his-way-into-verdun-mosque/wcm/6580968e-9688-4787-a155-f5fde26e9b46

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement