Jumat 25 Nov 2022 16:22 WIB

Terpilih Kembali Jadi Ketum, Ustadz Faisol akan Genjot Kualitas Pendidikan Al Irsyad

Ustadz Faisol menyiapkan sejumlah program untuk Al Irsyad.

Rep: Idealisa masyrafina/ Red: Muhammad Hafil
Ustaz Dr. Faisol Nasar Bin Madi, M.A. (batik coklat) terpilih kembali sebagai Ketua Umum Al Irsyad Al Islamiyyah. Kemudian Ustaz Ir. Syarif Baasir (jaket biru) terpilih menjadi Ketua Dewan Syuro Al Irsyad Al Islamiyyah menggantikan Ustaz KH. Abdullah Djaidi. Tampak keduanya menerima panji Al Irsyad Al Islamiyyah selepas pembacaan ikrar pada Jumat (25/11/22) pukul 01.30 WIB di Hall Krisna Java Heritage Purwokerto.
Foto: Al Irsyad Al Islamiyyah
Ustaz Dr. Faisol Nasar Bin Madi, M.A. (batik coklat) terpilih kembali sebagai Ketua Umum Al Irsyad Al Islamiyyah. Kemudian Ustaz Ir. Syarif Baasir (jaket biru) terpilih menjadi Ketua Dewan Syuro Al Irsyad Al Islamiyyah menggantikan Ustaz KH. Abdullah Djaidi. Tampak keduanya menerima panji Al Irsyad Al Islamiyyah selepas pembacaan ikrar pada Jumat (25/11/22) pukul 01.30 WIB di Hall Krisna Java Heritage Purwokerto.

KREPUBLIKA.CO.ID,PURWOKERTO -- Ustadz Dr. Faisol Nasar Bin Madi MA terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Al Irsyad Al Islammiyah untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya Ustaz Faisol merupakan Ketum PP Al Irsyad Al Islamiyyah periode 2017-2022.

Dalam lima tahun ke depan menjabat, Ustaz Faisol telah menyiapkan berbagai program untuk mendorong bidang pendidikan. "Pendidikan akan digenjot lebih cepat lagi," kata Ketua Umum PP Al Irsyad Al Islamiyyah, Faisol Nasar bin Madi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (25/11/22).

Baca Juga

Ustaz Faisol mengungkapkan, salah satu upaya yang akan didorong dalam bidang pendidikan yakni dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang rencananya akan dibangun di Purwokerto berupa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Irsyad. Rencana ini telah dibahas sebelumnya di pusat.

"Sementara ini baru di Cilacap yang sudah ada perguruan tinggi Al Irsyad," katanya. Sebagai informasi, Universitas Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap (UNAIC) didirikan pada tahun 2021 dan merupakan pengembangan dari Akademi Keperawatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap (AKPER AIAIC) yang berdiri pada tahun 1995.

Menurut Ustaz faisol, melalui pendidikan, Al Irsyad akan berupaya mendidik kader-kader bangsa terbaik, demi mempersiapkan Indonesia maju dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia serta bercirikan nilai-nilai keislaman substantif.

Selain menggenjot program pendidikan, Al Irsyad Al Islamiyyah juga akan meningkatkan kegiatan sosial kemanusiaan. Sebelumnya Al Irsyad telah banyak melakukan kegiatan sosial seperti saat bencana di Lombok, Palu, Sulawesi Barat, Kalimatan Selatan, Banten, Lampung dan terakhir ke Cianjur.

 "Ke depan kita akan memperbanyak amal usaha dan tidak memperbanyak perdebatan. Jika posisi kita saat ini belum banyak dilihat oleh pihak luar, di mana saat menyebut ormas seringkali hanya Muhammadiyah dan NU, maka langkah kita adalah memperbesar amal usaha," jelasnya.

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Al Irsyad telah mengirimkan sebanyak 40 relawan ke Cianjur untuk program tanggap bencana yang akan berlangsung selama enam bulan. Untuk tahap awal akan diprioritaskan pada dapur umum dan medis bagi para pengungsi.

Muktamar ke - 41 PP Al Irsyad Al Islamiyyah dengan tema “Membangun Al Irsyad Al Islamiyyah yang Maju, Bersahabat dan Bermartabat, Untuk Indonesia Emas 2045” digelar selama tiga hari hingga Jumat (25/11/22) di Purwokerto. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan muktamar sekitar 600-an peserta. Mereka berasal dari 89 cabang Al Irsyad dari total sebanyak 97 cabang yang ada di seluruh Indonesia. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement