Kamis 13 Oct 2022 19:47 WIB

Baznas Dorong Pemberdayaan Mustahik di Kalsel Melalui Lahan Produktif

Baznas ingin menciptakan hubungan harmonis antara masyarakat yang satu dengan lainnya

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat rentan, termasuk para mustahik yang berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Foto: istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat rentan, termasuk para mustahik yang berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat rentan, termasuk para mustahik yang berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Baznas Kalimantan Selatan memberikan bantuan berupa pelatihan mengelola pertanian secara hidroponik bagi para mustahik. Selain itu, Baznas Kalimantan Selatan juga memberikan modal berupa pembuatan green house, instalasi hidroponik serta benih sayur sayuran untuk modal menjalankan pertanian hidroponik. 

Baca Juga

Di tahap selanjutnya Baznas memberikan pendampingan untuk kelompok dalam mengelola kebun sehat agar mustahik bisa memasarkan produk produk sayur ke masyarakat.

Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA mengatakan, Baznas memiliki tujuan untuk menciptakan sebuah pergerakan masyarakat, dengan memanfaatkan tanah-tanah yang tidak terpakai, dan diserahkan pengelolaannya kepada Baznas, dengan tujuan membangkitkan masyarakat rentan. 

 

"Tujuannya memberi dan memproduksi para mustahik berkualitas agar segera bertransformasi menjadi muzaki. Baznas tak punya pretensi akan meminta kembali, karena sifatnya memberi baik karitatif maupun produktif mustahik," ujar Noor Achmad.

Noor menambahkan, melalui bantuan yang diberikan, Baznas ingin menciptakan hubungan harmonis antara masyarakat yang satu dengan yang lain. "Dengan hubungan baik, maka secara tidak langsung menciptakan harmoni masyarakat. Pemerintah dengan Baznas itu sendiri di tingkat paling bawah. Secara tidak langsung bisa kita atasi bersama berbagai macam problem sosial, ekonomi masyarakat," ucapnya. 

Ancaman resesi ekonomi yang melanda dunia juga menjadi perhatian Baznas. Lembaga pemerintah nonstruktural itu ingin masyarakat miskin dapat hidup mandiri secara ekonomi, agar dapat terus bertahan di tengah ancaman ekonomi. "Sehingga jika pergerakan ini berjalan masif, secara tidak langsung akan menjadi solusi atas resesi yang akan dihadapi masyarakat. Jadi pergerakan masyarakat terbangun secara tidak langsung," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement