REPUBLIKA.CO.ID, BERAU -- Panti Asuhan Limunjan mengalami musibah kebakaran pada 5 Agustus 2022 lalu. Hal itu menjadikan banyak fasilitas yang telah ada ludes terbakar.
"Merespons hal tersebut, BMH langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan fasilitas Iqra' dan Alquran untuk anak-anak panti asuhan agar dapat kembali belajar dengan baik. Mengapa bukan sembako dan lainnya, karena itulah hasil koordinasi BMH dengan pihak panti, dan itulah yang belum ada memberikan bantuan, Alquran dan Iqra'," terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Perwakilan Kaltim, M Rofiq, dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (14/8/2022).
Sejumlah 32 eksemplar Alquran dan Iqra' telah diserahkan dan diterima oleh pengasuh panti dan anak-anak.
"Terima kasih kepada BMH dan para donatur. Untuk kebutuhan logistik, telah banyak pihak membantu, termasuk perorangan. BMH membantu Alquran dan Iqra'. Bantun ini sangat tepat, karena dengan bantuan ini anak-anak akan tetap belajar, walau dalam kondisi darurat," ungkap pengasuh anak-anak di panti asuhan, Ustadz Awal di lokasi Panti Asuhan Limunjan di Jalan Limunjan, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.