Rabu 13 Jul 2022 19:37 WIB

Liga Muslim Dunia Dukung PBNU Selenggarakan Religion of Twenty (R20)

Religion of Twenty (R20) akan digelar di Bali pada November 2022.

Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (MWL) dan Anggota Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi Sheikh Mohammad Al-Issa saat menyampaikan khutbah Arafah saat puncak haji, Jumat (8/7/2022). Liga Muslim Dunia Dukung PBNU Selenggarakan Religion of Twenty (R20)
Foto: Saudi Gazette
Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (MWL) dan Anggota Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi Sheikh Mohammad Al-Issa saat menyampaikan khutbah Arafah saat puncak haji, Jumat (8/7/2022). Liga Muslim Dunia Dukung PBNU Selenggarakan Religion of Twenty (R20)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liga Muslim Dunia (Rabithah 'Alam Islami) memberikan dukungan penuh rencana Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan menyelenggarakan pertemuan Religion of Twenty (R20) di Bali pada November 2022.

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, dukungan itu merupakan salah satu rencana program kerja sama antara Liga Muslim Dunia dan PBNU. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia Syaikh Muhammad Al Issa saat menerima kunjungan Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf beserta Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Liga Muslim Dunia di kawasan Jedda Road, Makkah, Arab Saudi, Rabu (13/7/20220.

Baca Juga

Sebagaimana dirilis oleh akun Twitter Liga Muslim Dunia @MWLOrg pada Rabu, Syaikh Muhammad Al Issa menyambut baik kunjungan Ketua Umum PBNU dan rombongan. Menurut dia, Nahdlatul Ulama merupakan mitra Liga Muslim Dunia dalam kapasitasnya sebagai organisasi keislaman yang besar dan penting, bahkan beranggotakan lebih dari 127 juta orang.

Rombongan PBNU dan Menteri Agama RI mengungkapkan rasa syukur, terima kasih, dan ucapan selamat kepada Pemerintahan Arab Saudi serta Liga Muslim Dunia atas suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dengan baik. Gus Yahya, sapaan akrab K.H. Yahya Cholil Staquf mengungkapkan apresiasinya terhadap Syaikh Al Issa.

Dalam rilis resmi PBNU dalam Bahasa Arab yang diunggah dalam akun Twitter Gus Yahya @YahyaStaquf disebutkan PBNU mengapresiasi isi khutbah yang disampaikan Syaikh Al Issa pada prosesi ibadah haji di Arafah. Menurut Gus Yahya, isi khutbah Syaikh Muhammad Al Issa mencerminkan spirit Islam yang universal dan rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam). Selain itu, khutbah tersebut berisi nilai-nilai perdamaian dan kemanusiaan yang saat ini benar-benar dibutuhkan untuk diterapkan umat manusia secara umum.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement